Kasus pertama virus korona China di Amerika Serikat

id AS,virus korona,Wuhan China,pelancong,CDC

Kasus pertama virus korona China di Amerika Serikat

Seorang pria memakai masker saat menumpang kereta subway di Kota Beijing, China, Selasa (21/1/2020). Wabah virus korona seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang menyebar di China dan mencapai tiga negara Asia lainnya disebut-sebut bisa menular dari manusia ke manusia. Hal itu diungkapkan ilmuwan pemerintah China jelang pertemuan darurat yang akan digelar oleh World Health Organization (WHO). ANTARA FOTO/REUTERS/Tingshu Wang/wsj.

Chicago (ANTARA) - Seorang pelancong asal China yang berada di Kota Seattle, AS terdiagnosis virus korona Wuhan, demikian juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Selasa.

Kabar itu pertama kali dilaporkan oleh CNN.
Baca juga: Taiwan minta warganya tidak bepergian ke Wuhan China

Penjelasan lebih lanjut akan diberikan saat konferensi pers Selasa, menurut juru bicara CDC Benjamin Haynes kepada Reuters.

Virus korona yang baru teridentifikasi berasal dari pusat kota Wuhan di China dan telah menyebar ke Beijing dan Shanghai. Hingga kini lebih dari 300 orang terinfeksi virus tersebut dengan enam pasien meninggal, menurut pejabat kesehatan China.

Pekan lalu CDC mulai melakukan penyaringan terhadap pelancong asal China di tiga bandara AS. Selain Amerika Serikat, terdapat laporan kasus virus korona di luar China seperti Korea Selatan, Thailand dan juga Jepang.

Baca juga: Korea Utara sementara larang turis asing masuk karena khawatirkan virus corona
Baca juga: China tekankan kerja sama internasional tanggulangi pneumonia


Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar