DKI Jakarta siap sediakan dana darurat bagi korban banjir

id Banjir Jakarta,Banjir,Dana Darurat Banjir,darurat banjir

DKI Jakarta siap sediakan dana darurat bagi korban banjir

Ilustrasi kegiatan bersih-bersih yang dilakukan warga setelah hujan deras menyebabkan banjir di lingkungan mereka di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020). (ANTARA/Katriana)

"Dana ganti rugi yang disiapkan untuk korban banjir itu, diambil dari Belanja Tidak Terduga sebesar Rp188 miliar," kata Edi, di Balai Kota Jakarta.
Jakarta (ANTARA) - Pemprov DKI Jakarta menegaskan kesiapannya untuk mengeluarkan dana darurat bagi korban banjir yang melanda Jakarta pada 1 Januari 2020.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Edi Sumantri, Senin, mengatakan dana tersebut akan diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD DKI Jakarta 2020 sekitar Rp180 miliar.

"Dana ganti rugi yang disiapkan untuk korban banjir itu, diambil dari Belanja Tidak Terduga sebesar Rp188 miliar," kata Edi, di Balai Kota Jakarta.
Baca juga: BNPB sebut sejumlah wilayah Indonesia berpotensi terdampak banjir

Edi menyatakan dana ini memang disiapkan untuk cadangan apabila ada kebutuhan mendadak yang tidak terduga dan selama ini, dana ini memang belum dipakai untuk kebutuhan apapun.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih menghitung berapa dana yang dialokasikan untuk korban bencana banjir tersebut.

"Belum diputuskan (berapa akan dialokasikan). Baru dibahas mekanisme saja tadi," kata Edi menambahkan.

Diketahui, akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, banjir terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), hingga ribuan orang harus mengungsi.

Pemprov DKI Jakarta menurunkan 120.000 petugas untuk menanggulangi banjir tersebut yang disebutkan hingga menggenangi sekitar 380 RW se-Jakarta.

Baca juga: Round Up - Jakarta Tanggap Darurat Dikepung Banjir

Pada banjir awal 2020 ini, menyebabkan jumlah pengungsi sebanyak 36.445 jiwa yang tersebar di lokasi pengungsian sejumlah 269 dengan korban jiwa meninggal 19 orang.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar