Bangkai paus ditemukan nelayan di Perairan Sebesi

id Bangkai paus ,Paus mati

Bangkai paus ditemukan nelayan di Perairan Sebesi

Bangkai paus yang terdampar di karang dan ditemukan nelayan di Perairan Sebesi, Kabupaten Selatan sedang dibawa ke tengah Laut, Senin (6/1/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna/HO)

Bandarlampung (ANTARA) -
Bangkai seekor ikan paus ditemukan oleh nelayan di Perairan Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung dalam keadaan yang membusuk dan telah mengeluarkan bau yang menyengat.

"Ya benar, hari ini ada seekor ikan paus yang terdampar di laut yang ditemukan oleh nelayan dengan posisi sudah membusuk dan terdampar di batu karang," kata Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung Hifzon Zawahiri, saat dihubungi di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan bahwa saat ini bangkai paus itu sedang di bawa ke tengah laut oleh warga, Dit Pol Air Polda Lampung, dan Petugas BSKDA menggunakan kapal nelayan, sebab  mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

"Pihak Dit Pol Air tadi juga menelpon kita, bangkai ikan yang dilindungi mau diapakan karena bau busuknya sudah sangat menyengat," kata dia.

Hifzon mengutarakan bahwa tindakan saat ini pihaknya masih menunggu Instansi terkait yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan pengecekan terhadap bangkai paus itu.

"Untuk mengetahui ukuran, bobot dan penyebab kematiannya kita masih menunggu pihak KKP karena mereka memiliki dokter hewan, kalo kami yang mengecek sampelnya harus dikirim ke Bengkulu dahulu kan itu akan repot lagi," kata dia.

Ia menegaskan, bahwa bila pun petugas KKP tak kunjung datang tindakan terbaik yang akan diambil olehnya adalah menguburkan paus tersebut sebab bila kelamaan dibiarkan ditakutkannya akan menimbulkan penyakit.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan Dit Pol Air dan petugas di sana bila pihak KKP tidak juga datang segera ambil tindakan terbaik dan paling tepatnya yakni dikuburkan seperti yang sebelumnya sudah pernah terjadi," jelasnya.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar