Harga emas berjangka melonjak di tengah ketegangan AS-Iran di Timteng

id harga emas,emas berjangka

Harga emas berjangka melonjak di tengah ketegangan AS-Iran di Timteng

Ilustrasi: Emas batangan (REUTERS/Arnd Wiegmann)

Harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan hari Jumat (3/1), di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah (Timteng) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, setelah pembunuhan
Chicago (ANTARA) - Harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan hari Jumat (3/1), di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah (Timteng) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, setelah pembunuhan seorang komandan tinggi Iran.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 24,30 dolar AS, atau 1,59 persen menjadi menetap di 1,552.40 dolar per ounce.

Serangan udara AS di Baghdad yang menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran telah secara dramatis meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington. Iran telah bersumpah untuk membalas dendam.

Situasi panas itu secara signifikan mendorong emas sebagai safe-haven, kata analis pasar.
Baca juga: Pelemahan dolar AS picu harga emas berjangka naik


Sementara itu saham-saham di AS diperdagangkan melemah tajam pada hari Jumat (3/1) karena investor khawatir tentang risiko geopolitik di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 200 poin. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mengikuti kejatuhan Dow. Turunnya saham acuan juga telah mendorong pembelian aset yang aman.

Logam mulia lainnya, perak Maret naik 10,5 sen atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 18,151 dolar AS per ounce. Platinum April naik 5,30 dolar AS atau 0,54 persen menjadi 990,30 dolar AS per ounce.
Baca juga: Harga emas ditutup di atas 1.500 dolar
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar