Waspadai cuaca ekstrem, wisatawan diingatkan lebih berhati-hati

id Polres Banjar,Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo, cuaca ekstrem, objek wisata alam

Waspadai cuaca ekstrem, wisatawan diingatkan lebih berhati-hati

Para wisatawan sedang menikmati arung jeram yang cukup rawan di saat hujan mengguyur deras disertai angin kencang. (antara/foto/firman)

"Saat ini cuaca lagi kurang bersahabat. Kadang hujan deras disertai angin kencang dan petir, makanya harus lebih berhati-hati jika sedang menikmati wisata di alam terbuka," kata Koko, di Martapura, Kamis.
Martapura (ANTARA) - Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo mengingatkan wisatawan untuk lebih waspada dan berhati-hati di saat cuaca ekstrem saat ini, khususnya ketika berada di lokasi objek wisata alam yang ada di wilayah tersebut.

"Saat ini cuaca lagi kurang bersahabat. Kadang hujan deras disertai angin kencang dan petir, makanya harus lebih berhati-hati jika sedang menikmati wisata di alam terbuka," kata Koko, di Martapura, Kamis.
Baca juga: Hujan ekstrem di Palembang menurut BMKG dipengaruhi badai tropis phanfone

Imbauan dari Kapolres itu disampaikan mengingat di momen libur sekolah sekarang sejumlah objek wisata ramai dikunjungi masyarakat.

Apalagi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, katanya, terdapat cukup banyak objek wisata alam yang menjadi favorit warga untuk dikunjungi menghabiskan libur di saat tahun baru.

Di antara objek wisata itu adalah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Mandiangin, Waduk Riam Kanan dan aliran air terjun di Sungai Kambang serta Bukit Matang Kaladan di Kecamatan Aranio.

"Lokasi beberapa objek wisata alam berada di ketinggian. Hujan deras yang diprediksi mengguyur dalam beberapa hari ini membuat jalanan menjadi licin, bahkan bisa saja rawan longsor," tutur Koko mengingatkan.
Baca juga: Waspadai potensi hujan lebat sepekan ke depan di sejumlah wilayah
Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo. (antara/foto/firman)


Sementara kepada petugas pengelola objek wisata, Kapolres berharap dapat memberikan informasi atau sosialisasi kepada para pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan.

"Jadi wisatawan harus selalu diingatkan pengelola agar berhati-hati ketika ada pergantian cuaca mendadak. Harapannya dapat meminimalkan jatuhnya korban ketika ada bencana. Misalnya di tempat yang tinggi rawan longsor atau pohon tinggi bisa tumbang ketika angin kencang atau lokasi arung jeram juga rawan kala hujan deras," tandas Koko.

Polres Banjar sendiri berupaya memberikan pengamanan maksimal di setiap objek wisata dengan menempatkan personelnya, terutama di lokasi yang ramai kunjungan.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar