KPK berhasil selamatkan kerugian negara Rp61,5 triliun sepanjang 2016-2019

id Pencegahan korupsi,kpk,kerugian negara,Firli bahuri

KPK berhasil selamatkan kerugian negara Rp61,5 triliun sepanjang 2016-2019

Ketua KPK Firli Bahuri setelah dilantik oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu (Biro Pers Istana)

“Upaya pencegahan korupsi mampu menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara tahun 2016-2019 sebesar Rp61,5 triliun,” kata Ketua KPK Firli Bahuri ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebutkan dalam kurun waktu 2016-2019, KPK telah berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp61,5 triliun dari upaya pencegahan korupsi.

“Upaya pencegahan korupsi mampu menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara tahun 2016-2019 sebesar Rp61,5 triliun,” kata Ketua KPK Firli Bahuri ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Sedangkan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT), ia menambahkan sepanjang 2016-2019 sudah dilakukan 87 kali OTT.

Dari jumlah puluhan kali OTT tersebut, tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 327 orang.

“Uang negara yang bisa diselamatkan hanya Rp1,7 triliun. Jumlah itupun hasil total dari uang denda, uang pengganti, dan barang rampasan,” katanya.

Baca juga: KPK lewat fungsi pencegahan selamatkan Rp63,8 triliun

Firli menegaskan, ke depan upaya penegakan hukum harus mampu memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan yang nyata.

“Bukan menebar ketakutan berusaha dan ketidakpastian investasi,” katanya.

Apalagi, kata dia, kalau OTT sampai berdampak pada terganggunya investasi, iklim usaha, hilangnya lapangan pekerjaan, dan matinya perekonomian.
Baca juga: KPK selamatkan keuangan daerah Rp28,7 triliun pada Januari- Juni 2019
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar