Libur Natal dan Tahun Baru, Tol Sumatera dilewati 475.000 kendaraan

id Hutama karya, jalan tol, jalan tol trans sumatra, tol sumatra

Libur Natal dan Tahun Baru, Tol Sumatera dilewati 475.000 kendaraan

Suasana gerbang tol Kayu Agung Jalan tol Trans Sumatra (Foto : Antaralampung/HO/Doc Hutama Karya)

J Aries Dewanto, Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT HK ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung yang menjadi gerbang pembuka JTTS mencatat kenaikan volume kendaraan yang cukup tinggi saat Natal 2019 ini.
Bandarlampung (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan operasional jalan tol termasuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari Lampung hingga Palembang, Sumatera Selatan, sehingga dapat digunakan saat angkutan libur Natal dan Tahun Baru ini.

Selama arus mudik Natal dan Tahun Baru, manajemen PT Hutama Karya (HK) telah melakukan beberapa aktivitas khusus, mulai dari apel siaga, kunjungan lapangan Direktur Utama yang dibarengi inspeksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Menteri Perhubungan, sosialisasi Selamat Sampai Tujuan (SETUJU), sampai peluncuran aplikasi HK Toll Apps.
Baca juga: Tol Trans Sumatera dilalui sedikitnya 475 ribu kendaraan selama libur Natal

JTTS yang menjadi gerbang ke dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera menjadi salah satu akses utama arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020 ini, dan setidaknya telah dilalui belasan ribu unit kendaraan.

J Aries Dewanto, Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT HK ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung yang menjadi gerbang pembuka JTTS mencatat kenaikan volume kendaraan yang cukup tinggi saat Natal 2019 ini.

Pada hari-hari normal, arus kendaraan yang masuk dari arah Bakauheni, Lampung Selatan ke Terbanggi Besar, Lampung Tengah rata-rata sebesar 5.000 kendaraan per hari, sampai tanggal 24 Desember kemarin, tercatat arus masuk harian sebanyak 9.568 kendaraan.

Secara akumulatif, kendaraan yang masuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sejak musim mudik Natal dan Tahun Baru tanggal 20 Desember lalu tercatat mencapai angka 46.424 unit kendaraaan. Arus sebaliknya, untuk periode yang sama kendaraan yang keluar dari Pulau Sumatera dan menuju Pulau Jawa secara akumulatif tercatat sebesar 38.669 unit kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan terjadi di Gerbang Tol (GT) Kayu Agung, Sumatera Selatan. Arus normal dari dan menuju Kayu Agung biasanya diakses oleh 1.295 unit kendaraan, namun dalam periode liburan dan arus mudik Natal dan Tahun Baru ini, kendaraan yang masuk dan keluar dari GT Kayu Agung bisa mencapai lebih dari 11.000 setiap harinya.

"Kalau diperhatikan tren arus kendaraan, puncak arus mudik sepertinya merata di tanggal 22 Desember lalu hampir di semua ruas. Peningkatan volume kendaraan ini masih dapat kami tangani dengan baik, belum ada laporan penumpukan kendaraan yang masif. Kami selalu siap sedia memberikan pelayanan optimal, seluruh petugas dan patroli selalu piket 24 jam sehari untuk membantu para pengendara," ujar J Aries Dewantoro, Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT HK.
Baca juga: Dirut HK: Rp400 triliun investasi Jalan Tol Trans Sumatera

Secara total, sampai H-1 atau tanggal 24 Desember kemarin, total kendaraan masuk dan keluar JTTS yang telah beroperasi dan fungsional tercatat menyentuh angka 475.493 unit kendaraan. Angka ini merupakan akumulasi arus kendaraan masuk dan keluar JTTS di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Indralaya, Medan-Binjai, dan Pekanbaru-Dumai. Arus kendaraan tercatat melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni, GT Kayu Agung, GT Palembang, GT Indralaya, GT Pekanbaru, GT Binjai, dan GT Helvetia.

"Sekitar lebih dari 475 ribuan kendaraan telah kami layani sampai H-1 Natal kemarin. Untuk kendaraan masuk, jumlahnya mencapai 238.280 unit kendaraan. Selain ruas-ruas tol yang sudah beroperasi, tahun ini kami juga melakukan uji coba publik untuk ruas Pekanbaru-Dumai Seksi I sepanjang 9,5 km," ujar Aries.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar