Rusia khawatir uji coba rudal balistik AS

id Rusia khawatir,Uji coba rudal balistik,Amerika Serikat

Rusia khawatir uji coba rudal balistik AS

Presiden AS Ronald Reagan (kanan) dan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev menandatangani perjanjian Kekuatan Nuklir Jangka Menengah (INF) di Gedung Putih 8 Desember 1987. ANTARA/REUTERS//File Photo/aa

Moskow (ANTARA) - Rusia pada Jumat mengatakan pihaknya khawatir atas uji coba rudal balistik darat yang dilakukan Amerika Serikat, yang akan dilarang berdasarkan Traktat Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF), menurut laporan Kantor Berita RIA.

Amerika Serikat melalukan uji coba pada Kamis. Washington secara resmi keluar dari pakta INF 1987 dengan Rusia pada Agustus setelah memastikan bahwa Moskow melanggar perjanjian tersebut, tuduhan yang dibantah oleh Kremlin.



"Uji coba itu membuat kami khawatir. Tentu saja kami akan mempertimbangkan ini," kata Vladimir Ermakov, Kepala Departemen Kendali Senjata dan Non-proliferasi Kementerian Luar Negeri.



Ini merupakan uji coba kedua oleh Amerika Serikat, yang akan dilarang dalam pakta INF dan juga membuat pakta kendali senjata nuklir utama lainnya antara Rusia dam Amerika Serikat dipertanyakan.

New START, pakta kontrol senjata nuklir utama yang tersisa antar kedua negara, akan habis masa waktunya pada Februari 2021 dan Moskow telah memperingatkan tidak cukup waktu untuk merundingkan penggantinya.

Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar