Harga gula pasir lokal di Bandarlampung naik jelang akhir tahun

id harga gula pasir lokal, harga gula lampung,jelang akhir tahun

Harga gula pasir lokal di Bandarlampung naik jelang akhir tahun

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Cimeng tengah memilah gula dagangannya, Bandarlampung, Selasa 10/12/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Harga gula pasir lokal di Bandarlampung yang sempat turun, menjelang akhir tahun kembali mengalami kenaikan Rp500 hingga Rp1.000 per kg.

"Harga gula pasir lokal kemarin sempat turun, sekarang naik lagi ke harga Rp12.500 hingga Rp13.000 per kilogram," ujar Neti seorang pedagang di Pasar Kota Karang, Bandarlampung, Selasa.

Menurut Neti, kenaikan harga gula sebanyak Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram wajar terjadi menjelang akhir tahun.

"Kenaikan harga masih wajar, karena hanya naik Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram, konsumen pun masih banyak yang membeli," ujarnya.

Kenaikan harga gula pasir lokal juga terjadi di Pasar Cimeng.

"Harga gula pasir lokal kiloan naik berkisar Rp12.500 per kilogram, hanya sedikit naiknya belum terlalu signifikan," ujar Aming seorang pedagang di Pasar Cimeng.

Menurutnya, kenaikan harga jelang hari raya dan akhir tahun ini masih wajar karena hanya berkisar Rp500 hingga Rp 1.000 per kilogram.

Hal serupa juga dikatakan oleh Anggi salah seorang konsumen.

"Meskipun naik harganya masih wajar, karena tidak selisih jauh dari harga sebelumnya, yang terasa kenaikannya bukan harga gula namun harga minyak goreng curah, karena saat ini menjelang akhir tahun jadi harga naik turun," ujar Anggi, seorang konsumen.

Baca juga : Jelang Natal-Tahun Baru, stok bahan pokok di Papua Barat dipantau
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar