Kopi dari kawasan hutan di Garut akan dipamerkan di Dubai

id Bupati garut, kopi garut, dubai

Kopi dari kawasan hutan di Garut akan dipamerkan di Dubai

Bupati Garut Rudy Gunawan saat memberikan keterangan pers di Pendopo Garut, Sabtu (7/12/2019). (ANTARA/Feri Purnama)

"Nanti dari Garut akan ikut pameran di Dubai, salah satunya produk kopi," kata Rudy Gunawan saat acara festival kopi di Pendopo Garut, Sabtu.
Garut (ANTARA) - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, kopi dari kawasan hutan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan dipamerkan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 2020.

"Nanti dari Garut akan ikut pameran di Dubai, salah satunya produk kopi," kata Rudy Gunawan saat acara festival kopi di Pendopo Garut, Sabtu.

Ia menuturkan, Kabupaten Garut mendapatkan undangan untuk memamerkan produk unggulannya dalam acara pameran di Dubai pada 2020.

Menurut dia, pameran di luar negeri itu menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk Garut salah satunya kopi ke berbagai negara.

"Ini (pameran) bagian usaha mengenalkan kopi ke luar," katanya.
Baca juga: Garut ekspor kopi arabika kualitas bagus ke China dan Taiwan

Ia menyampaikan, Kabupaten Garut merupakan daerah pegunungan yang memiliki tanaman kopi berkualitas dan memiliki cita rasa tersendiri.

Dia berharap, kopi dari Garut bisa terus berkembang dan dikenal luas masyarakat, sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi petaninya.

"Kopi harus bisa meningkatkan kesejahteraan petani kopi," katanya.

Festival kopi yang mendirikan beberapa stan menghadirkan para pelaku usaha kopi dari Garut. Selain kopi, ada juga stan produk teh, bakso aci, dan pakaian.

Acara tersebut sempat diguyur hujan, sehingga tamu yang hadir seketika mencari tempat untuk berteduh.
Baca juga: Pesantren Najahan Garut kembangkan bisnis kopi kemasan

Seorang pengunjung festival juga penikmat kopi asal Garut, Fiat mengatakan festival tersebut terlihat sepi, kemungkinan masyarakat Garut tidak banyak yang tahu atau karena faktor hujan.

"Pengunjung yang datang sepertinya yang sudah tahu, tapi tadi juga ada yang datang seperti anak-anak jalanan atau anak punk," katanya.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar