Lamsel deklarasikan 100 persen ODF

id Lamsel ODF,SNV Indonesia,Deklarasi 100 persen ODF

Lamsel deklarasikan 100 persen ODF

Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Hermanto saat berikan sambutan di moment deklarasi 100 persen stop BABS, Sabtu (7/12/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) sebab wilayahnya telah 100 persen bebas buang air sembarangan (BABS).

"Program ini sebenarnya telah dimulai pada 2014 dan kami menamakannya dengan "Swasembada WC",. syukur lima tahun berjuang akhirnya kita mampu ODF," kata Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Hermanto, di Lampung Selatan.

Menurutnya, apa yang dicapai oleh Lampung Selatan dalam menuntaskan sanitasi sehat dalam hal ini 100 persen stop BABS tidak diperoleh dengan mudah sebab pada 2014-2017 hanya dua kecamatan saja yang berhasil mendapatkan predikat ODF.

"Namun, kerja sama dan komitmen dengan masyarakat terus kita bangun untuk mewujudkan dan mempercepat capaian Universal Acces di sektor sanitasi," kata dia.

Begitu pula, kata dia, sosialisasi ke masyarakat juga terus dilakukan oleh pihaknya dan juga Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia serta pihak lainmya agar mereka tidak BABS lagi, sehingga pada 2019, Kabupaten Lampung Selatan secara resmi menjadi daerah ke empat di Provinsi Lampung yang mendeklarasikan ODF.

"Saya melihat bahwa untuk menuntaskan BABS negara harus hadir di dalamnya memberikan solusi ataupun pelayanan kepada masyarakat, sebab dengan wilayah yang ODF kita mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul serta terbebas dari penyakit," kata dia.

Sementara itu Country Direktur SNV Maria Carriero mengapresiasi pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan permasalahan BABS di wilayahnya.

"Ini sangat luar biasa, seperti kita ketahui Lampung Selatan memiliki penduduk yang sangat besar tapi mereka mampu ODF, dan itu dilakukan dalam jangka waktu dua tahun, mengingat pada 2017 hanya dua kecamatan saja yang bebas BABS," kata dia.

Menurutnya, hal ini dapat terwujud karena kerja keras dan komitmen yang dibentuk oleh masyarakat dan berbagai pihak. Capaian ini baru awal karena ini baru satu yang selesai dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Sehingga SNV pun akan mendukung program ODF berkelanjutan ini hingga tercipta sanitasi yang aman sebab program tersebut merupakan salah satu upaya menurunkan angka stunting.

"Kami juga berterima kasih kepada partner NGO lokal yaitu YKWS dan Mitra Bentala yang telah membantu. SNV akan terus mendukung Kabupaten Lampung Selatan setelah ODF ini menuju sanitasi aman 100 persen," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar