Harga emas Antam Jumat Rp744.000, masih stabil

id Harga emas,harga emas antam

Harga emas Antam Jumat Rp744.000, masih stabil

Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama.

Sebelumnya pada Kamis (28/11), harga emas batangan Antam Rp744.000 per gram. Dengan begitu harga beli emas Antam masih sama antara Kamis hingga Jumat.
Jakarta (ANTARA) - Harga emas pada hari Jumat yang dipantau Antara di Jakarta, melalui laman Logam Mulia tercatat masih stabil di angka Rp744.000 per gram.

Sebelumnya pada Kamis (28/11), harga emas batangan Antam Rp744.000 per gram. Dengan begitu harga beli emas Antam masih sama antara Kamis hingga Jumat.

Sedangkan harga pembelian kembali (buy back) emas Antam, tercatat di angka Rp659.500 per gram, masih sama dengan hari sebelumnya.
Baca juga: Harga emas Antam Rp743.000 per gram pada Rabu ini

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). PPh 22 atas transaksi buy back dipotong langsung dari total nilai buy back.

Berikut harga pecahan emas batangan tercatat di Logam Mulia Antam :
- Harga emas 0,5 gram : Rp396.500
- Harga emas 1 gram : Rp744.000
- Harga emas 2 gram : Rp1.437.000
- Harga emas 3 gram : Rp2.134.000
- Harga emas 5 gram : Rp3.540.000
- Harga emas 10 gram : Rp7.015.000
- Harga emas 25 gram : Rp17.430.000
- Harga emas 50 gram : Rp34.785.000
- Harga emas 100 gram : Rp69.500.000
- Harga emas 250 gram : Rp173.500.000
Baca juga: Harga emas berjangka berbalik naik 0,23 persen setelah turun empat hari beruntun

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.


 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar