Mahasiswi Palestina dihantam tabung gas air mata

id Mahasiswi Palestina,Gas air mata,Tulkarem

Mahasiswi Palestina dihantam tabung gas air mata

Seorang pengunjuk rasa membawa bendera Palestina saat memprotes pemukiman Yahudi dekat Beit Jala di depan pasukan Israel di Tepi Barat, Minggu (8/9/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/wsj/cfo

Tulkarem, Palestina (ANTARA) - Seorang mahasiswi menderita luka kritis setelah dihantam tabung gas air mata di wajahnya sementara dua orang lagi ditembak dengan peluru tajam hingga cedera saat pasukan Israel menyerang aksi-duduk oleh mahasiswa Palestina.

Aksi duduk itu digelar di Technical University Palestina --Kadoorie-- untuk mendukung juru foto yang cedera, Moath Amarneh, di Tulkarem, kata beberapa sumber medis.

Beberapa sumber medis di Rumah Sakit Umum Tulkarem -- Rumah Sakit Martir Dr. Pemerintah Thabet Thabet-- mengatakan kepada kantor berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin, bahwa seorang mahasiswi dibawa ke rumah sakit dengan luka kritis di wajahnya. Wajah mahasiswi tersebut dihantam tabung gas air mata, yang mengakibatkan luka bakar serius, gigi dan rahang patah.

Ia dirujuk ke Rumah Sakit Bedah Rafidia di Nablus karena luka serius yang dideritanya, kata sumber medis Palestina.

Dua mahasiswa lain ditembak dan cedera di kaki. Kondisi luka mereka digambarkan sebagai sedang.

Puluhan orang menderita sesak napas karena menghirup gas air mata. Mereka semua dirawat di lokasi.

Wartawan foto Moath Amarneh kehilangan mata kirinya setelah cedera serius akibat terkena peluru logam yang ditembakkan oleh seorang tentara Israel di wilayah Surif di Gubernuran Al-Khalil (Hebron), tempat ia meliput protes terhadap penyitaan lahan.

Sumber: WAFA
 
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar