Akhirnya Serbia dihukum dua laga tanpa penonton karena pendukungnya rasis

id serbia,uefa,luksemburg,Kualifikasi Piala Eropa 2020

Akhirnya Serbia dihukum dua laga tanpa penonton karena pendukungnya rasis

Penyerang tim nasional Serbia Aleksandar Mitrovic merayakan golnya ke gawang Lithuania dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B di Stadion LFF, Vilnius, Lithuania, Senin (14/10/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Ints Kalnins)

Jakarta (ANTARA) -
Akhirnya Serbia harus memainkan pertandingan kualifikasi Euro 2020 berikutnya melawan Luksemburg pada 14 November di stadion tanpa penonton setelah pendukung mereka berperilaku rasis saat dikalahkan Portugal 4-2 di Beograd, bulan lalu.

Dikutip dari Reuters, Senin, badan sepak bola Eropa (UEFA) mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa asosiasi sepak bola Serbia juga didakwa atas masuknya para penonton ke lapangan, menyalakan kembang api, cemooh rasis yang dilarang dan molornya waktu pertandingan itu.

Baca juga: Roberto Mancini merasa terhormat samai rekor pelatih legendaris Italia Vittorio Pozzo

"Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin telah memutuskan ... untuk memerintahkan Asosiasi Sepak Bola Serbia memainkan dua pertandingan kompetisi UEFA berikutnya di stadion tertutup tanpa penonton, yang kedua pertandingan itu ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun," UEFA mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Serbia juga didenda 33.250 euro dan mereka harus memajang spanduk bertuliskan "#EqualGame" dengan logo UEFA di atasnya untuk pertandingan kandang berikutnya - melawan Ukraina pada 17 November.

Serbia berada di posisi ketiga di Grup B dengan 10 poin, terpaut sembilan poin di belakang Ukraina, yang sudah lolos, dan satu poin di belakang tim urutan kedua Portugal.


Baca juga: Gol larut Rodrigo antar Spanyol lolos ke putaran final tahun depan
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar