Rp40 miliar DAK Lampung Timur tahun ini tidak cair

id Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, DAK 2019 Lampung Timur, Berita Harian Lampung Timur-Antaralampung

Rp40 miliar DAK Lampung Timur tahun ini tidak cair

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari pada acara silaturahmi KKSS di Desa Margasari, Sabtu (19/10) foto Antaralampung/Muklasin.

Lampung Timur (ANTARA) - Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengatakan bantuan keuangan pemerintah pusat berupa Dana Alokasi Khusus  (DAK)  fisik tahun 2019 sebesar Rp40 miliar  diperuntukan daerahnya dipastikan tidak cair tahun ini.

"Saya pastikan Rp40 miliar DAK Lampung tidak cair tahun ini," kata Zaiful Bokhari kepada wartawan usai menghadiri acara silaturahmi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Lampung Timur di Desa Margasari, kabupaten setempat, Sabtu.

Acara silaturahmi KKSS tersebut  dihadiri Dandim 0429 Lampung Timur Letkol Kav Muhammad Darwis.

Penyebab tak cairnya DAK, lanjut dia, karena tahun sebelumnya ada sejumlah tender / lelang pembangunan yang terlambat   sehingga berdampak pada penyaluran DAK di tahun berikutnya.

"Karena tahun kemarin ada tender yang terlambat sehingga Kementerian Keuangan pada tahun ini tidak mencairkannya," ujarnya.

Berkaitan tidak dicairkannya DAK itu dari Kemenkeu RI, kata Zaiful Bokhari, Pemkab Lampung Timur tahun ini mengandalkan dana APBD untuk membiayai pembangunan fisik. 

"Kita tahun ini mengandalkan dana APBD saja," jelasnya.

Menurut dia, dampak dari tidak cairnya dana DAK tersebut, ada sejumlah pembangun ruas jalan  tidak jadi dilaksanakan tahun ini. 

Padahal menurut dia, seharusnya pembangunan sejumlah ruas jalan penghubung antarkecamatan sudah bisa dilaksanakan karena sudah ada kontrak,  contohnya jalan kabupaten di Kecamatan Braja Selebah, Way Jepara dan Batanghari. 

"Saya mohon maaf, tahun ini kemungkinan dana DAK 2019 tidak bisa cair," tambahnya. 

Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah berupaya agar DAK tersebut bisa cair karena menyangkut kepentingan masyarakat. 
 
Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar