Tokoh Lampung berharap Presiden-Wapres kedepankan keadilan

id tokoh lampung, pelantikan presdiden-wapres, joko widodo-ma'ruf amin,Romo Philipus Suroyo

Tokoh Lampung berharap Presiden-Wapres kedepankan keadilan

Tokoh Katolik Lampung Romo Philipus Suroyo, Pr (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)

Bandarlampung (ANTARA) - Tokoh Katolik Lampung Romo Philipus Suroyo, Pr menaruhkan harapannya kepada Presiden Joko Widodo dan Wakilnya Ma'ruf Amin mengedepankan rasa keadilan dan kesejahteraan agar ke depan bangsa ini lebih baik lagi.

"Dalam setiap gerak dan karya presiden dan wakilnya mengedepankan keadilan, kebaikan dan kesejahteraan bagi semua orang di atas kepentingan pribadi, golongan maupun kelompok," kata dia, saat dihubungi di Bandarlampung, Sabtu.

Pemerintah, lanjutnya, harus selalu hadir diberbagai macam momen dan menjamin rasa nyaman bagi rakyatnya.

Selain itu, menurut dia, kerukunan di tengah Kebhinekaan adalah kebutuhan dan panggilan hidup semua orang.

Karena itu, kata Romo Roy sapaan akrab Philipus Suroyo, perlu ditingkatkan sinergisitas yang terintegrasi, komunikasi, relasi dan kerja sama yang hangat mesra antara pemerintah dengan elemen yang ada di masyarakat.

Baca juga: Presiden-Wapres harus berkoalisi dengan rakyat jaga lingkungan

"Forum-forum atau lembaga lembaga yang konsen dengan masalah kerukunan, persatuan , perdamaian dan persaudaraan harus digandeng oleh pemerintah," ujarnya.

Romo Roy mencontohkan lembaga keagamaan atau forum yang ada, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembaruan Kebangsaan, Forum Penyimbang Adat, dan forum , eleman maupun lembaga yang selama ini ikut berkontribusi menjaga kerukunan dan kedamaian.

Di sisi lain, menurut dia, pemerintah harus terus meningkatkan dan mengupayakan pendidikan dan penamanan nilai toleransi, dan moderasi agama di sekolah dan bangku kuliah maupun diinstitusi pendidikan baik formal maupun nonformal

"Semua elemen termasuk pemerintah harus menciptakan ruang publik bagi tumbuh dan berkembangnnya nilai kerukunan, kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan lewat dialog," tambahnya.

Preiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan dilantik pada 20 Oktober 2019.


Baca juga: Jelang pelantikan Presiden, polisi tingkatkan pengamanan di perbatasan provinsi
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar