Autopsi jenazah aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar selesai

id Aktivis Walhi Sumut,Aktivis Walhi Sumut meninggal dunia,Golfrid Siregar,RS Bhayangkara Medan

Autopsi jenazah aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar selesai

Jenazah aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar usai dilakukan autopsi. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Golfrid Siregar aktivis hak asasi manusia (HAM) dan juga advokat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu (6/10/2019).
Medan (ANTARA) - Jenazah aktivis Walhi Sumatera Utara Golfrid Siregar selesai di autopsi, selanjutnya jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Tiga Dolok untuk dilakukan pemakaman.
 
"Segeralah, besok pagi langsung dimakamkan, dengan acara adat," kata Resmi Barimbing, istri dari Golfrid Siregar, di RS Bhayangkara Medan, Senin.
 
Mengenai hasil autopsi, pihak RS Bhayangkara Medan belum bisa memaparkannya.
 
"Kalau soal hasil, saya tidak bisa kasih penjelasan. Mungkin besok dokter akan menjelaskannya, karena dokternya juga sudah pulang," kata salah seorang petugas autopsi.
Baca juga: Sempat dikabarkan hilang, aktivis Walhi Golfrid Siregar meninggal
 
Sebelumnya, Golfrid yang merupakan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga advokat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu.
 
Sebelumnya, ia sempat dikabarkan hilang sejak Rabu (2/10). Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di fly over Simpang Pos Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, pada Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 dini hari.
 
Ia ditemukan oleh tukang becak yang kebetulan melintas disana. Oleh tukang becak tersebut kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk di tangani ke RSUP Haji Adam Malik.
 
Keterangan dari pihak Kepolisian menyatakan, bahwa Golfrid menjadi korban kecelakaan tabrakan lalu lintas. Namun Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfrid.
 
 
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar