PGN berkomitmen jadikan gas alam ramah lingkungan

id perusahaan gas negara, gaslink pgn, gagas energi

PGN berkomitmen jadikan gas alam ramah lingkungan

Sekretaris Perusahaan PT Gagas Energi Febrilian Hindarto dan Asmen Mc Donald, Nana Herdiana. (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui anak perusahaan PT Gagas Energi, berkomitmen menjadikan compressed natural gas (CNG) atau gas alam terkompresi sebagai energi ramah lingkungan.



"Awalnya komitmen PGN dengan Pemkot Bandung untuk menjadikan smart city berbasis energi ramah lingkungan. Sebagai perwujudannya melalui penggunaan CNG ini," kata Sekretaris Perusahaan PT Gagas Energi Febrilian Hindarto, dalam keterangannya, Sabtu.



Menurut dia, saat ini pihaknya telah melayani 10 pelanggan komersial di Bandung yang menggunakan CNG untuk restoran makanan siap saji.



Pelanggan, lanjut dia, tidak hanya komersial dengan mengambil CNG dari Purwakarta tapi juga moda transportasi seperti taksi/100 unit dan traktor/25 unit dan yang lainnya dengan mengambil CNG dari MRU).



"Pengguna produk bahan bakar CNG, tercatat ada sekitar 150 kendaraan yang mengkonsumsi Gasku dan tidak menutup kemungkinan juga akan merambah UMKM jika memang UMKM membutuhkan dukungan bahan bakar CNG," kata dia.



Billy panggilan akrab Febrilian Hindarto, menjelaskan, secara umum alasan transportasi menggunakan CNG karena lebih murah hanya Rp4.500 per LSP.



Menurut dia, penggunaan CNG itu untuk membantu pemerintah mengurangi subsidi BBM, mendukung masyarakat mandiri dengan penggunaan gas bumi.



"Terkait target penambahan transportasi menggunakan bahan bakar gas masih sulit," ujarnya.



Pihaknya menargetkan hingga akhir tahun ada penambahan pelanggan dalam penggunaan CNG, mengingat dengan adanya penambahan pelanggan berarti bisa membantu pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM dan meningkatkan kemandirian energi.



Salah satu pelanggan CNG PT Gagas Energi di Bandung yang menggunakan Gaslink adalah makanan siap saji McDonald, sebanyak sembilan gerai perusahaan itu sejak dua tahun terakhir telah menjadi pelanggan setia.



Asisten Manager McDonald Soekarno Hatta Bandung, Nana Herdiana, mengaku McDonald Soekarno Hatta merupakan yang pertama menggunakan Gaslink sejak dua tahun yang lalu dibandingkan gerai lainnya.



Pihaknya memilih menggunakan Gaslink dari PT. Gagas Energi karena secara bisnis lebih menguntungkan sebab jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan bahan bakar elpiji yang sebelumnya digunakan, serta lebih aman karena kandungan gas CNG lebih ringan.



Selain itu, lanjut dia, penggunaannya lebih effisien, sebab saat pengisian ulang hanya diinjeksi di tabung berkapasitas 200 per meter kubik untuk menampung CNG dan ini sangat menguntungkan untuk perusahaan yang bergerak di bidang makanan siap saji tersebut sebab tidak memakan banyak waktu.



Ditambahkannya, rata-rata sekitar 2.500 per meter kubik Gaslink digunakan McDonald Soekarno Hatta Kota Bandung, untuk mendukung kegiatan operasional dalam menyajikan makanan bagi para pelanggan.



Ia juga mengapresiasi pelayanan prima yang diberikan PT Gagas Energi terhadap McDonald, terutama saat pengisian Gaslink hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari waktu yang dibutuhkan 60 menit.



"Penggunaan CNG sangat direkomendasikan bagi perusahan atau gerai-gerai makanan karena lebih effisien, lebih aman dan lebih hemat," tambah Nana Herdiana.



 

Pewarta :
Editor: Muklasin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar