Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR mengecek TPA Bakung

id Pemkot Bandarlampung,TPA Bakung,Antara.lampungnews.com

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR mengecek  TPA Bakung

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementrian PUPR Eko Heripoerwanto dan Wali Kota Bandarlampung Herman HN pada pembahasannya proyek KPBU, Senin (23/9/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengecek dan mensurvei Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung yang akan dijadikan salah satu sumber pembangkit tenaga listrik dari sampah (PLTSa).

"Kita akan cari formulanya seperti apa sebagaimana kita tahu pemerintah pusat memberikan dukungan fisik ataupun keuangan saat operasi berjalan," kata Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Heripoerwanto di Bandarlampung, Senin.

Saat ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemda setempat untuk membahasnya.

Pada intinya, lanjut dia, pihaknya bertugas untuk memastikan bahwa proyek KPBU itu berjalan dengan lancar baik yang sudah dimulai ataupun yang baru direncanakan termasuk perencanaan TPA Bakung menjadi sumber PLTSa.

"Nanti akan kita matangkan dalam rapat ini, kemudian akan kita tawarkan ke investor formulanya seperti apa, dan mencari formulanya seperti apa," kata dia.

Sementara itu Wali Kota Bandarlampung Herman HN, menyatakan pemda sedang berencana menjadikan TPA Bakung sebagai PLTSa agar tempat pembuangan sampah itu lebih baik lagi ke depannya.

"Rencana ini akan dicek terlebih dahulu oleh Pak Dirjen, bila ini disetujui pengerjaannya akan dilakukan dengan kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk wujudkan langkah tersebut," jelasnya.

Herman mengharapkan dengan inovasi tersebut ke depan akan membuat sampah di TPA Bakung lebih bermanfaat sedangkan terkait pengelolaan limbah di sana akan dijadikan gas atau aliran listrik.

"Saya yakin ini bisa berjalan dengan lancar bila semua pihak dapat berkoordinasi dengan baik," kata dia.

 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar