249 pelaku individu ditetapkan sebagai tersangka karhutla

id Mohammad iqbal,Karhutla,kebakaran hutan,kebakaran hutan dan lahan,asap karhutla,karhutla

249 pelaku individu ditetapkan sebagai tersangka karhutla

Kadivhumas Polri Irjen Mohammad Iqbal. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Sampai saat ini ada 249 tersangka perorangan dan sedang diproses. Tersangka korporasi ada enam
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 249 pelaku individu sudsh ditetapkan sebagai tersangka penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Imbalan.

Selain itu, ada enam korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.

"Sampai saat ini ada 249 tersangka perorangan dan sedang diproses. Tersangka korporasi ada enam," kata Irjen Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Enam korporasi itu ditangani oleh beberapa polda, yakni satu korporasi ditangani Polda Riau, satu korporasi di Polda Sumsel, satu korporasi di Polda Jambi, satu korporasi di Polda Kaltim, dan dua korporasi di Polda Kalbar.

Baca juga: ACT bagikan ribuan masker kepada warga terdampak kabut asap

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri pun turun ke lokasi kebakaran untuk membantu kepolisian daerah membidik para pelaku penyebab karhutla.

"Dipastikan akan bertambah tersangka dari korporasi ini," katanya pula.

Satgas TNI Polri sampai saat ini masih terus berjibaku memadamkan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Iqbal menambahkan pula bahwa kondisi lingkungan di Kota Pekanbaru, Riau kini sudah jauh lebih baik.

Dia mengaku sudah melakukan inspeksi penanganan karhutla di kota tersebut dan menyimpulkan polusi udara akibat karhutla di Pekanbaru berangsur normal.

Baca juga: Pekanbaru masih diselimuti asap pekat, jarak pandang 600 meter

"Situasi di Kota Pekanbaru dan sekitarnya clear, langit biru nampak. Seluruh masyarakat beraktivitas seperti biasa, bersekolah, ibadah, kerja," kata Iqbal.

Pihaknya sekaligus membantah pemberitaan di media yang menyebut bahwa Pekanbaru menjadi wilayah terdampak parah akibat karhutla.

"Tidak seutuhnya benar bahwa Pekanbaru darurat asap," katanya lagi.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar