Peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional telah berdatangan di Lampung

id festival seni nasional, fls2n lampung, kadisdikbud, antaralampung.com

Peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional telah berdatangan di Lampung

Penyambutan peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-26 (Antara Lampung/HO)

Peserta disuguhi tarian Natek Apeng Lampung untuk menyambut kedatangan kontingen dari berbagai daerah di Bandara Internasional Raden Inten II Natar Lampung Selatan.
Bandarlampung (ANTARA) - Peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-26 dari berbagai daerah telah berdatangan ke Provinsi Lampung.

"Peserta disuguhi tarian Natek Apeng Lampung untuk menyambut kedatangan kontingen dari berbagai daerah di Bandara Internasional Raden Inten II Natar Lampung Selatan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Sulpakar, di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan, kontingen SMK yang telah tiba di Lampung, pada Minggu siang yaitu Provinsi Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, NTT, Sumatera Barat tuan rumah Lampung.

Kemudian, SMA kontingen yang sudah tiba hari ini yaitu, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, Sumatera Barat, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Aceh dan Papua.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/9), peserta Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) terdiri atas, Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara. Peserta SMA dari Provinsi NTT, Sulawesi Utara dan Papua Barat. Sedangkan peserta SMK yang telah tiba di Lampung dari Provinsi NTT.

Provinsi Lampung menjadi tuan rumah FLS2N ke-26 yang akan digelar pada 15-20 September 2019. Festival dan Lomba Seni pelajar ini akan melibatkan sekitar 3.500 peserta dan akan dibuka oleh Mendikbud Prof Muhajir Effendi, pada Senin (16/9).

Sulpakar menambahkan, kegiatan ini merupakan kali pertama Lampung menjadi tuan rumah FLS2N tingkat nasional dengan tema besar FLS2N 2019 "Bersama Dalam Seni".

Kategori lomba meliputi tiga jenjang. Pertama jenjang SMA yang akan memperlombakan vokal solo, tari kreasi, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek dan monolog.

Kedua jenjang SMK akan diisi dengan perlombaan seperti menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional daerah, solo gitar klasik, theater, fim pendek dan permainan tradisional.

Jenjang selanjutnya merupakan jenjang Pendidikan Khusus Layanan Khusus ( PKLK). Khusus untuk jenjang PKLK akan akan diisi perlomban seperti menyanyi solo diikuti oleh SDLB dan menyanyi solo oleh SMPLB/SMALB, menari diikuti oleh SMPLB/SMALB.

Pantomim diikuti peserta dari SMPLB/SMALB, melukis oleh SDLB, SMPLB dan SMALB, desain grafis diikuti peserta dari SMPLB dan SMALB, dan MTQ diikuti oleh SMPLB dan SMALB.

Lomba akan dilaksanakan di berbagai tempat di Bandarlampung. Lomba-lomba akan digelar di beberapa hotel seperti Hotel Emersia, Yunna, Whiz Prime, Hotel Batiqa, Rodison, Swisbell, Golden Tulip, Asoka, Bukit Randu, Grand Anugrah Nusantara Syariah, Novotel, Aston dan Hotel Horison.

Sulpakar mengatakan gelaran seni yang akan mengikutsertakan perwakilan dari 34 provinsi ini juga akan dijadwalkan mengikuti kunjungan wisata edukasi ke beberapa destinasi favorit di Provinsi Lampung.

"Dengan kehadiran lebih dari 3.500 orang peserta dan peninjau dari seluruh Indonesia, kita akan tunjukan berbagai kekayaan yang dimiliki Provinsi Lampung, mulai dari kekayaan budaya yang akan kita tunjukkan lewat prosesi penyambutan. Bahkan lebih dari itu gelaran ini akan membawa dampak positif bagi pariwisata Lampung dan industri menengah," tambah Sulpakar.



 
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar