Menunggu "tangan dingin" bupati majukan Lampung Timur

id Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Timur

Bupati Lampung Timur Zaiful Bukhori (tengah baju putih) pada acara Festival Kebangsaan di Kota Sukadana, Lampung Timur/foto Antaralampung/Muklasin

Lampung Timur (ANTARA) - Setelah Chusnunia Chalim dilantik menjadi Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024, posisi Bupati Lampung Timur diisi oleh wakilnya Zaiful Bukhori.

Zaiful Bukhori dilantik sebagai Bupati Lampung Timur oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Kamis (18/7/2019) untuk merampungkan masa tugas masa bakti 2016-2020.

Sah menyandang status bupati, Zaiful Bukhori menegaskan komitmennya akan membangun daerahnya dengan bersungguh-sungguh dan memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakatnya.

Sejumlah kebijakan pun dia buat.

Pada bidang kesehatan, Zaiful membuat kebijakan pengobatan gratis buat semua masyarakatnya yang tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Artinya meskipun warganya tidak punya kartu BPJS Kesehatan bisa mendapat pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Lampung Timur.

Syarat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan itu dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk / KTP dan Kartu Keluarga / KK.

Masih di bidang kesehatan, mengadakan kendaraan ambulans di tiap-tiap kecamatan dan bisa dipakai gratis oleh masyarakat.

Program kesehatan itu semua dibiayai melalui uang APBD.

Pada pelayanan publik,  Zaiful pun memastikan semua anak 0-17 tahun di daerahnya akan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).  Manfaat adanya KIA, selain sebagai identitas si anak, KIA berguna mendapatkan pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan dan lainnya.

Pada berbagai acara formal dan non formal, Zaiful kerap menyebutkan programnya itu akan direalisasikan mulai awal September 2019.

Di bidang infrastruktur, Zaiful menggelontorkan Rp250 miliar. Uang sebanyak itu untuk memperbaiki ruas jalan penghubung antarkecamatan yang kondisinnya rusak berat.


Tepati janji 


Zaiful Bukhori di Desa Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Senin (2/9) sore, pada acara tasyakuran anggota DPRD Provinsi Lampung yang terpilih dari Partai Demokrat yaitu Asep Makmur, mengatakan program kesehatan pengobatan gratis yang selama ini dia sampaikan sudah direalisasikan dan bisa dinikmati seluruh warga Lampung Timur terhitung 1 September 2019.

"Terhitung 1 September kemarin, program pengobatan gratis sudah dilaksanakan di puskesmas dan rumah sakit di Lampung Timur, apa yang selama ini saya sampaikan sudah dijalankan hari ini," katanya.

Mengenai infrastruktur jalan, sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Timur ini menegaskan kembali bahwasanya dia serius memperbaiki jalan di daerahnya yang kondisinya sekarang 70 persen rusak ringan dan 30 persen rusak berat.

Zaiful menjelaskan, APBD Lampung Timur besar sekitar Rp2 triliun lebih, namun kondisi jalannya buruk..Sehubungan itu tahun 2019 melalui APBD Perubahan telah dianggarkan Rp250 miliar untuk perbaikan.

"Kita ingin Lampung Timur ini berubah, jangan sampai tahun ke tahun begini terus, kondisi infrastrukturnya rusak terus," katanya.

Dalam mendukung program perbaikan jalan itu, Zaiful menyatakan  merombak jajaran di Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dia nilai gagal menjalankan tugas.

"Karena jalan banyak yang tidak bagus-bagus, jajaran di dinas PU dari kepala dinas sampai Kepala Bidang saya ganti," ujarnya.

Begitu juga,  kepala bidang di sejumlah dinas juga diganti dalam rangka penyegaran guna mempercepat pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

"Daripada saya "mumet-mumet" saya ganti semua, karena kita ingin memberi pelayanan yang terbaik buat masyarakat," tegasnya.

Zaiful menambahkan, tidak menutup kemungkinan pula bakal  mengganti jajarannya di eselon II.

Mengenai kapan waktunya akan melakukan roling eselon II, Zaiful mengatakan sedang mencermati.

"Sedang kita diskusikan," ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Lampung yang baru dilantik Asep Makmur menambahkan akan membantu Zaiful Bukhori mewujudkan melalui fungsinya sebagai anggota legislatif.

"Apa yang disampaikan Pak Bupati nanti juga akan kita perjuangkan di Provinsi," katanya singkat.

Kabupaten Lampung Timur berdiri Tahun 1999. Dulunya masuk wilayah Lampung Tengah.

Sejumlah kepala daerah telah silih berganti memimpin Lampung Timur, namun 20 tahun berdiri, masih banyak ruas jalan di daerah ini kondisinya rusak parah sehingga wajar jika rasanya masyarakat menanti "tangan dingin sang bupati" yang mampu merubah kondisi itu sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait jalan rusak.

Agar mereka nyaman dalam perjalanan dan tidak lagi kesulitan membawa barang bawaan komoditas pertaniannya.

Publik pun menanti janji Bupati Lampung Timur yang sekarang dijabat Zaiful Bukhori untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dan akses jalan yang mulus dan berkualitas.

Tentunya itu semua akan bisa terwujud jika semua pihak bergandengan tangan membangun bersama-sama.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar