Pendapatan PAD sektor PBB meningkat sejak ada mobil kas keliling

id Pemkot Bandarlampung,Bank Lampung,Antara.lampungnews.com.

Pendapatan PAD sektor PBB meningkat sejak ada mobil kas keliling

Mobil kas keliling Bank Lampung yang dipergunakan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat untuk pembayaran PBB, Kamis(29/8/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung Yanwardi mengatakan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak bumi dan bangunan (PBB) mengalami peningkatan sejak adanya mobil kas keliling Bank Lampung.

"Capaian hingga saat ini sudah 45 persen yang sebelumnya hanya 17 persen, kami memiliki target dari sektor ini sebesar Rp145 miliar," kata Yanwardi, di Bandarlampung, Kamis.

Menurut dia, Pemkot Bandarlampung akan terus berupaya mencapai target tersebut dengan cara memudahkan masyarakat untuk taat membayar PBB selain dengan menggunakan kas keliling ataupun datang langsung ke Bank Lampung, ke depan warga juga bisa melakukan pembayaran PBB melalu GoPay.

"Tentunya mobil kas keliling ini juga membantu dalam peningkatan capaian tersebut yang dulu sebelum memakai mobil ini per bulan hanya Rp6 miliar yang masuk sekarang bisa Rp12 miliar, namun ini juga berkat masyarakat yang sudah mulai mengerti dan patuh dalam membayar PBB," kata dia.

Dia mengatakan bahwa PAD yang didapatkan dari PBB ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat seperti pembangunan, pendidikan dan kesehatan gratis.

Yanwardi pun menghimbau masyarakat Bandarlampung agar patuh dalam membayar kewajibannya karena dana yang dihasilkan dari PBB akan dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui program kerakyatan Pemkot Bandarlampung.

Sementara itu, Kepala Cabang Utama Bank Lampung, M. Riza mengatakan, sejak adanya mobil kas keliling dua bulan lalu kepatuhan warga Bandarlampung dalam membayar PBB mengalami peningkatan yang signifikan.

Bank Lampung, lanjut dia, yang salah satu sahamnya dimiliki oleh Pemkot Bandarlampung, sudah pasti memiliki ikatan emosinal sehingga pihaknya mencoba membantu mereka dalam merealisasikan PAD di sektor PBB dan BPHTB.

"Ke depan dalam memaksimalkan pelayanan dan mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksinya kami berencana agar pembayaran PBB dapat melalui ATM dan minimarket," kata dia.

Dia mengatakan, di mobil kas keliling tidak hanya untuk membayar PBB saja tetapi melayani semua transaksi perbankan seperti setor dan tarik tunai.

Baca juga: Pemasangan tapping box dapat naikan PAD Kota Bandarlampung
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar