Harga emas berjangka turun setelah ekuitas dan dolar AS berbalik naik

id harga emas,safe haven,pasar ekuitas,kurs dolar

Ilustrasi- Harga emas turun. (ANTARA) (ANTARA/)

Emas berjangka naik secara signifikan pada perdagangan hari sebelumnya
Chicago (ANTARA) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah pasar ekuitas AS berbalik naik atau rebound dan dolar AS menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember merosot 2,7 dolar AS atau 0,17 persen menjadi ditutup pada 1.549,10 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 200 poin pada perdagangan Rabu (28/8/2019), membalikkan penurunan di sesi sebelumnya. S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow.

Ketika indeks-indeks acuan saham meningkat, permintaan untuk aset-aset safe-haven, seperti emas, biasanya turun, karena investor cenderung memilih aset-aset berisiko.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lain, naik 0,16 persen menjadi 98,15 tidak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Jika dolar AS menguat, emas yang dihargakan dalam dolar AS biasanya jatuh karena menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Namun demikian, jatuhnya emas terbatas di tengah kekhawatiran atas ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China yang berkepanjangan, pertumbuhan global yang lemah dan proses Brexit yang tidak pasti.

Emas berjangka naik secara signifikan pada perdagangan hari sebelumnya, setelah pasar ekuitas AS menyerahkan kenaikan awal di tengah ketidakpastian perdagangan. Emas berjangka melonjak 14,60 dolar AS menjadi ditutup pada 1.551,80 dolar AS per ounce.

Meskipun Presiden AS Donald Trump telah melunakkan nadanya tentang ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China dalam upaya menenangkan pasar, investor masih tetap berhati-hati di tengah laporan yang bertentangan tentang prospek pembicaraan perdagangan blateral.

Logam mulia lain, perak untuk pengiriman Desember naik 15,8 sen atau 0,86 persen, menjadi ditutup pada 18,456 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober melonjak 40,70 dolar AS atau 4,69 persen, menjadi 908,90 dolar AS per ounce.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar