Festival Durian Bumi Khatulistiwa dibuka Gubernur

id Festival durian kalbar,Festival Durian Khatulistiwa, antaralampung.com

Festival Durian Bumi Khatulistiwa dibuka Gubernur

Durian asal Kabupaten Sanggau (ANTARA/dedi)

Pontianak (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka Festival Durian Bumi Khatulistiwa yang digelar mulai 24 Agustus - 1 September 2019 di Halaman Parkir A Yani Mega Mall Pontianak, Kalbar.

"Di Indonesia ada 38 jenis durian unggul dan 12 di antaranya ada di Kalbar. Ini tentu menjadi keuntungan Kalbar," ujar Sutarmidji saat membuka acara di Pontianak, Sabtu.

Menurut dia, meski Kalbar memiliki banyak jenis durian unggul namun tidak memiliki nilai tambah bagi petani. Petani masih belum mendapatkan seharusnya.

"Hal itu tentu menjadi perhatian pemerintah provinsi. Satu di antaranya melakukan promosi dan kebijakan yang mendukung nilai tambah petani," jelasnya.

Untuk promosi, Festival Durian Bumi Khatulistiwa satu di antara bentuknya. Dengan hal itu durian di Kalbar dikenal dan harganya harus minimal meningkat dua kali lipat dari harga saat ini.

"Kita komitmen juga setiap musim ada festival durian. Hadiah juga akan besar," jelas Gubernur Kalbar.

Ribuan orang memadati pembukaan Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019. Pembukaan festival ini juga dihadiri oleh Dirjen Hortikultura Kementan RI, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar Heronimus Hero, beberapa Bupati dan Wali Kota se-Kalbar, Forkopimda Kalbar, tamu undangan, serta para petani durian dari berbagai daerah di Indonesia.

Hari pertama ajang ini juga dipenuhi berbagai acara seperti lomba durian terbaik yang diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah. Adapula makan durian gratis yang diikuti ribuan orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menyatakan, tujuan untuk memperkenalkan potensi durian di Kalbar, mencari dan membangun jaringan pemasaran, memberikan edukasi kepada petani buah untuk menanam durian yang baik dan benar, serta mempertemukan antara pedagang-pedagang dan penikmat durian.

Festival ini sendiri diselenggarakan mulai dari tanggal 24 Agustus 2019 sampai dengan 1 September 2019. Heronimus membeberkan bahwa ada tantangan yang dihadapi terkait perkembangan bisnis durian saat ini. Misalnya kondisi panen durian tidak serentak di Kalbar, sehingga peserta tidak merata.

Heronimus menyatakan bahwa tahun depan akan dilaksanakan festival serupa sebanyak dua kali dalam setahun.

Dia memaparkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya kontes durian saja, ada beberapa kegiatan lagi selain ini. "Mudah-mudahan acara berlangsung dengan lancar. Berbagai dukungan pihak yang mensponsori juga kami ucapkan terima kasih," ujarnya.

Tidak hanya lomba durian dan makan durian gratis, festival ini juga dipenuhi acara lainnya. Masih memperingati HUT ke-74 RI, panitia juga menggelar lomba panjat pinang. Adapula lomba mural, lomba tari fashion show, mewarnai, lomba selfie, karaoke dan lainnya. Ada juga acara hiburan dan berbagai doorprize dengan hadiah menarik.

Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar