Festival Krakatau harus mampu angkat keunggulan Lampung

id Festival krakatau,Wisata Lampung,kuliner Lampung,Lampung.antaranews.com

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wagub Lampung Chusnunia Chalim saat membuka gelaran Festival Krakatau, Jumat Malam (23/8/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan berharap Festival Krakatau yang ke-29 mampu  mempromosikan keunggulan dan wisata Lampung.

"Tujuan dari Festival Krakatau untuk mengangkat kekayaan semua daerah yang ada di provinsi ini baik itu wisata, seni dan budayanya," kata Qodratul Ikhwan di Bandarlampung, Jumat.

Dia menyebutkan, tema yang diusung pada Festival Krakatau ini adalah "urban ethnic" yakni sebuah konsep yang memadukan unsur modern perkotaan dengan tradisi yang berakar dari ada istiadat untuk ditampilkan menjadi sebuah sajian resmi pertunjukan budaya.

"Pada festival ini ada lima kegiatan utama yakni pesona Sang Bumi Ruwai Jurai, Krakatau Expo, Trip Karakatau, parade permainan anak nasional, dan parade budaya Lampung," jelas dia.

Menurut dia, kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya memiliki maksud tersendiri, seperti menjadikan Festival Krakatau sebagai salah satu acara tahunan Pemprov Lampung dan masuk dalam kalender event pariwisata tahunan nasional.

Qodratul menerangkan, pada kegiatan tersebut masyarakat akan diberikan wawasan sejarah tentang Anak Gunung Krakatau dan lingkungan sekitarnya dari masa ke masa.

Kemudian, lanjut dia Festival Krakatau ini juga akan menyediakan ruang kreatif kepada masyarakat Lampung dalam melakukan atraksi wisata dan peduli akan sejarah.

"Kegiatan ini akan diselenggarakan dari tanggal 23 hingga 25 Agustus 2019 di Lapangan Saburai Enggal Kota Bandarlampung," kata dia.

Dia berharap gelaran ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh unsur pelaksana agar Festival Krakatau ke depan akan lebih meriah lagi, sekaligus memberitahukan kepada masyarakat Lampung bahwa mereka memiliki agenda event besar yang dilaksanakan setiap tahunnya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar