Tren negatif Bhayangkara-PSIS di Liga 1 terus berlanjut

id bhayangkara fc,psis semarang,liga 1

Sejumlah pemain Bhayangkara FC berfoto dengan poster seruan tolak rasisme saat lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019) ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pd

Jakarta (ANTARA) - Tren negatif kesebelasan Bhayangkara FC dan PSIS Semarang di Shopee Liga 1 musim 2019 masih berlanjut setelah kedua tim mencatatkan hasil imbang tanpa gol pada pertemuan terkini di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

Satu poin itu membuat Bhayangkara FC dan PSIS sama-sama belum pernah menang pada enam pertandingan terakhirnya secara beruntun di kompetisi tertinggi di Tanah Air itu.

Pada pertandingan kontra PSIS, Bhayangkara tampil tanpa lima pemain andalan yaitu Muhammad Hargianto (izin menikah), Awan Setho (cedera), Jajang Mulyana (cedera), I Putu Gede (akumulasi) dan Dendy Sulistyawan (sakit).

Namun, pelatih sementara Bhayangkara FC Yeyen Tumena masih memiliki sosok berkualitas mumpuni lainnya seperti Nurhidayat Haji Haris, Sani Rizki, Ilham Udin Armaiyn, Flavio Beck Junior dan Ramiro Fergonzi yang diturunkan sejak menit pertama.





Sementara PSIS Semarang, yang baru menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih anyar, memainkan pemain terbaiknya seperti Septian David Maulana, Shohei Matsunaga dan Silvio Escobar.

Pada pertandingan itu, kedua tim sejatinya tampil menekan. Akan tetapi, disiplinnya lini pertahanan membuat Bhayangkara dan PSIS gagal menciptakan satu gol pun.

Penjaga gawang kedua tim juga bermain apik dan mampu menggagalkan peluang-peluang berbahaya.

Di menit ke-24, sundulan gelandang serang PSIS Septian David Maulana ditepis kiper Bhayangkara Wahyu Tri Nugroho.

Pada menit ke-68, giliran penjaga gawang PSIS Joko Ribowo menghalau sundulan tepat sasaran Ilham Udin Armaiyn. Meski terus terjadi jual beli serangan, kedudukan imbang 0-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.


 
Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar