Pangdam Sriwijaya tinjau lokasi kebakaran hutan di area tol

id Pangdam Sriwijaya,kebakaran hutan,tol Palembang-Indralaya,sumsel

Pangdam Sriwijaya tinjau lokasi kebakaran hutan di area tol

Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Irwan meninjau lokasi kebakaran lahan di ruas jalan tol Palembang-Indralaya Km 13, Rabu (7/9/2019). (FOTO ANTARA/HO-Dok. Pendam)

Palembang (ANTARA) - Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Irwan meninjau beberapa titik api di lokasi kebakaran di sekitar ruas jalan tol Palembang-Indralaya Km 13, Rabu.

"Saat mengikuti rapat koordinasi nasional pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipimpin Presiden Joko Widodo, beliau menginstruksikan agar seluruh kebakaran hutan maupun lahan segera ditangani dengan baik," kata Pangdam dalam peninjauan itu sebagaimana keterangan tertulis Penerangan Kodam (Pendam) Sriwijaya yang diterima di Palembang, Rabu.

Oleh karena itu pihaknya bersama Danrem 044/Garuda Dempo dan tim gabungan lainnya meninjau lokasi beberapa titik kebakaran dalam proses pemadaman yang terjadi mulai Selasa (6/8) malam dan beberapa hari yang lalu.
 
Dalam peninjauan tersebut Pangdam juga didamping Danrem 044/Gapo Kolonel (Arh) Sonny Septiono, Dandim Ogan Komering Ilir, Kapolres Ogan Komering Ilir, BPBD, BNPB dan Asisten Pemerintah Provinsi Sumsel.

Berdasarkan data dari BPBD Sumsel lahan yang sudah terbakar sampai Selasa lebih kurang 257,9 hektare yang tersebar di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan di Penungkal Abab Lematang Ilir.

Pangdam mengatakan, khusus di wilayah Indralaya dekat tol masih ada sisa-sisa kebakaran dan untuk pengendalian  dilakukan TNI dan tim terpadu kebakaran hutan dan lahan. Tim menggunakan seluruh sarana dan prasarana yang ada, seperti alat potong rumput untuk melokalisasi pemadaman dan menggunakan pompa.

“Kebetulan hari ini pompanya sudah agak menjangkau ke dalam, kita menggunakan helikopter water bombing (WB) yang disiapkan BNPB. Langkah-langkah yang kita lakukan ini mudah-mudahan bisa diatasi dengan baik”, ujarnya.

Sementara kendala yang ada cuma titik air makin lama makin jauh karena udara cukup kering. "Yang ada selama ini ada sudah mengering dan kita mengambilnya dari WB agak jauh sehingga butuh waktu," katanya.

Selain itu, tambahnya, alat peralatan dan sumber air yang juga terbatas.

"Hingga saat ini tim gabungan dari Manggala Agni, masyarakat, BNPB, TNI dan Polri semuanya masih ada di lokasi kebakaran. Meskipun api telah padam, kepulan asap masih terpantau di beberapa titik," katanya.

Tampak juga beberapa personel gabungan Satgas kebakaran hutan dan lahan di sekitar lokasi dekat Tol Palembang-Indralaya terus bersiaga memantau beberapa lokasi titik api untuk mengantisipasi dampak kebakaran yang terjadi di sepanjang jalan di Kabupaten Ogan Ilir agar tidak meluas.
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar