Transaksi Bantul Ekspo 2019 capai Rp3,15 miliar

id Bantul Ekspo

Salah satu stan organisasi perangkat daerah (OPD) di arena Bantul Ekspo 2019 di Pasar Seni Gabusan Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memperkirakan nilai transaksi dalam pameran produk unggulan bertajuk Bantul Ekspo di kompleks Pasar Seni Gabusan Jalan Parangtritis sejak dibuka pada 26 Juni hingga Minggu (4/8) mencapai Rp3,15 miliar.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Bantul Agus Riyadmadi di Bantul, Senin, mengatakan, Bantul Eskpo 2019 yang sebelumnya ditarget mendapat transaksi Rp3 miliar hingga penutupan pada Senin (5/8) malam, namun hingga Minggu (4/8) transaksi sudah mencapai Rp3,15 miliar atau melampaui target.

"Stan yang paling laris adalah stan kuliner, meskipin nilai transaksinya yang kecil. Namun demikian transaksi keseluruhan mencapai target karena stan-stan otomotif juga menyumbangkan nilai transaksi yang cukup besar," katanya.

Sedangkan untuk transaksi tidak langsung di luar kegiatan yang ditargetkan sebesar Rp6 miliar, pihaknya optimistis terealisasi, karena masyarakat sudah mengenal dan memesan produk usai pelaksanaan, apalagi pelaksanaan Bantul Ekspo 2019 semakin lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, untuk jumlah pengunjung yang ditargetkan mencapai sekitar 200 ribu orang selama sebelas hari perayaan, pada Minggu diperkirakan mencapai 180 ribu orang, dengan demikian pihaknya juga optimistis jumlah pengunjung dapat mencapai target hingga penutupan.

"Peserta yang turut berpartisipasi dalam event Bantul Eskpo tahun ini lebih banyak dan animo masyarakat juga lebih tinggi, dan tentunya kami akan terus berbenah untuk mewujudkan Bantul Ekspo yang lebih berkualitas dan menarik," katanya.

Bantul Ekspo merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Bantul dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten yang jatuh pada 20 Juli. Pada Bantul Ekspo 2019 diikuti 250 stan terdiri stan kuliner, otomotif, konveksi, kerajinan dan mebel serta 100 stan OPD (organisasi perangkat daerah).

Sementara itu, Koordinator Penyelenggara dan Mitra Kerja Bantul Ekspo Inung Nurzani mengatakan, Bantul Ekspo 2019 dengan konsep penataan stan disebar secara merata sehingga seluruh pengunjung dapat melewati dan melihat seluruh stan, sehingga transaksi di tiap stan bisa lebih meningkat.

"Ikon Bantul Ekspo 2019 ini mengambil ikon Angkringan. Dipilihnya angkringan karena angkringan memiliki banyak filosofis di antaranya kesederhanaan, guyub rukun, tidak memandang strata sosial dan angkringan juga sebagai ajang berkumpul dan saling menyuarakan pendapat," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar