Bupati Lampung Timur minta siswa sebutkan tahun kemerdekaan

id Bupati Lampung Timur Zaiful, 17 Agustus

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari dan siswa SD, MI dan SMP bermain tebak-tebakan hari kemerdekaan RI pada acara Germas, di Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Sabtu (3/8/2019). (ANTARA/Humas Pemkab Lampung Timur)

Lampung Timur (ANTARA) - Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari bermain tebak-tebakan dengan para siswa pada acara kampanye Gerakan Masyarakat, dengan tebakannya terkait Hari Kemerdekaan RI yang akan diperingati bulan ini, pada tanggal 17 Agustus.

"Bulan ini, negara kita pada 17 Agustus akan memperingati hari kemerdekaan, pertanyaannya, hari kemerdekaan tahun ini yang ke berapa," tanya Zaiful Bokhari kepada  seorang siswa kelas satu SMP yang mengikuti acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Sabtu (3/7/2019) pagi.

Siswa tersebut menjawab tidak tahu.

Namun, siswa lainnya yang ikut diajak bermain tebak-tebakan mengaku tahu dan ikut membantu menjawab bahwa tahun ini adalah tahun kemerdekaan yang ke-74. 

"Nah tidak tahu, yang benar yang ke 74 tahun," kata Zaiful. 

Bupati Lampung Timur lalu menimpali agar dewan guru di setiap sekolah memperhatikan anak didiknya, agar mereka tidak melupakan sejarah, sehingga mereka tahu dan tidak lupa hari kemerdekaan negaranya.

"Ini harus jadi perhatian dewan guru, agar anak-anak tahu, kalau besok tanggal 17 Agustus itu perayaan hari kemerdekaan yang ke-74 tahun," ujarnya lagi.

Lalu, Plt Bupati Lampung Timur itu juga mengajak siswa menyanyikan lagu kemerdekaan 17 Agustus 1945.

"Hapal lagu-lagu kemerdekaan. Ayo nyanyikan," kata Zaiful sembari mulai menyanyikannya.

"17 Agustus tahun 45 itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka nusa dan bangsa...." ujar siswa tersebut menyanyikannya diikuti siswa lainnya.

Berkaitan itu, Zaiful kembali mengingatkan kepada dewan guru, kepala sekolah, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan, camat yang hadir pada acara agar memberi pemahaman terkait hari kemerdekaan.

"Jangan sampai anak-anak kita tidak tahu atau lupa tentang hari kemerdekaannya yang ke berapa. Kemerdekaan negara kita sudah diperjuangkan oleh para pejuang dengan pengorbanan jiwa raga dan darah yang tidak terbatas," ujar dia. 

Dia menyarankan, biasakan lagu-lagu nasional dan kemerdekaan dikumandangkan di sekolah.

"Jangan sampai anak-anak tidak tahu juga lagu-lagu kemerdekaan," katanya mengingatkan lagi. 
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar