Ratusan warga bantaran rel ikuti pengobatan gratis PT KAI

id Pt kai divre iv, pt kai, divre iv, tanjungkrang, baksos, railclinik, pengobatan gratis, lampung utara, kotabumi, bupati lampung utara, emir

Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang saat melihat proses pemeriksaan gigi di atas kereta rail clinic. (Antaralampung/Dok. Humas PT KAi)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang melaksanakan pengobatan gratis bagi warga bantara rel di Stasiun Blambanganpagar, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Kegiatan ini merupakan bakti yang ke delapan sepanjang tahun 2019 ini. 

"Pengobatan gratis ini merupakan salah satu bentuk CSR PT KAI di bidang kesehatan masyarakat, yakni memberikan layanan pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga sekitar pinggir rel," kata Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang Sulthon Hasanudin, di Bandarlampung. Kamis.

Menurutnya, pengobatan gratis yang telah diselenggarakan sejak 2017 tersebut, selain untuk menyehatkan masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan, juga untuk mensosialisasikan potensi bahaya jika masyarakat beraktivitas di sekitar rel.

"Pengobatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang ada di sekitar pinggiran rel sebagai bukti kepedulian perusahaan kepada warga pinggir rel," kata Sulthon. 

Ia menjelaskan, manajemen PT KAI Divre IV memanfaatkan layanan rail clinic di antaranya pemeriksaan umum, poli gigi, cek kehamilan, poli mata, pemeriksaan laboratorium, serta pelayanan kefarmasian.

"Undangan kami berikan bagi sebanyak 250 orang yang pembagiannya diserahkan kepada pemerintah desa setempat, tetapi bagi masyarakat yang tidak menerima undangan pun tetap akan kami layani," ujarnya lagi.

Selain pengobatan gratis, PT KAI Divre IV Tanjungkarang juga melaksanakan pembagian kaca mata gratis, pemberian peralatan sekolah berupa tas, buku dan alat tulis serta merchandise kepada 30 siswa MIN 5 Lampung Utara.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar