Fahrizal Darminto: Pemprov Lampung dukung program sejuta rumah

id pemprov lampung, kementerian pupr, sejuta rumah

Pejabat Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat untuk mengurangi tempat tinggal warga yang tidak layak huni.

"Hal tersebut dalam upaya mengurangi 'backlog' di Lampung serta mengurangi hunian tidak layak huni," kata Pejabat Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Selasa.

Menurut dia, program satu juta rumah yang menjadi tekad dari pemerintah pusat perlu dukungan oleh beberapa pihak, di antaranya pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat pelaku pembangunan.

Ia menjelaskan bahwa dukungan yang diharapkan, yaitu dalam hal kemudahan perizinan yang memang menjadi wewenang pemerintah daerah.

"'Update data' (data kekinian) sampai dengan bulan Mei 2019 lebih kurang 1.600 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah sudah dibangun oleh pengembang," kata dia.

Pemprov Lampung berharap, akan dibangun banyak lagi perumahan yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di berbagai daerah di provinsi itu.

"Tentunya akan terwujud dengan didukung kemudahan perizinan oleh pemerintah kabupaten/kota," ujar dia.

Melalui program subsidi, pembiayaan perumahan dan dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat dapat menyediakan perumahan layak huni yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Lampung.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Moch Yusuf Hariagung menyampaikan bahwa diperlukan tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Tak akan dapat diselesaikan tanpa didukung oleh adanya sinergisitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Apalagi dengan kenyataan bahwa semakin kompleksnya persoalan perumahan dan kawasan permukiman di Indonesia," tambahnya.
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar