Lampung targetkan kunjungan 14 juta wisatawan pada tahun 2019

id pemprov lampung, potensi wisata lampung, grab, kunjungan wisata lampung

Pejabat Sekdaprov Lampung Fahrizal (kanan) Darminto (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)

Demi mewujudkan target itu, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Lampung melakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Solusi Transportasi Indonesia atau Grab
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan 14 juta kunjungan wisatawan nusantara dan 300 ribu wisatawan mancanegara yang mengunjungi daerah itu pada tahun 2019.

"Demi mewujudkan target itu, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Lampung melakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Solusi Transportasi Indonesia atau Grab," kata Pejabat Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto, Sabtu.

Ia menyebutkan, nota kesepahamanan ini dimaksudkan melakukan Co-Branding Lampung "The Treasure of Sumatera" dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung.

"MoU ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung," ujarnya lagi.

Baca juga: Pemprov Lampung minta Kementerian LHK carikan solusi konflik agraria di Mesuji

Pada kesempatan tersebut, Fahrizal turut memberikan ide dan masukan kepada Grab Indonesia untuk dapat menjalin kerja sama ke sekolah-sekolah dalam rangka menurunkan tingkat kemacetan pada saat penjemputan anak sekolah.

"Untuk dapat menurunkan tingkat kemacetan, Grab dapat melakukan kerja sama dengan sekolah untuk dapat melakukan penjemputan siswa sekolah. jadi hal ini juga dapat menurunkan tingkat kemacetan pada saat penjemputan sekolah," jelas Fahrizal.

Tentunya untuk melakukan hal ini, lanjut Fahrizal harus diidentifikasi siswa yang dapat menggunakan Grab.

"Kita harus identifikasi siswa yang selalu dijemput. Nantinya siswa yang memiliki rumah satu arah, maka dapat menggunakan Grab bersama," jelasnya.

Sementara itu, Head of Regional Busniess Development - Indonesia Igel Zibriel menjelaskan bahwa Grab Indonesia menjadi partner Co-Branding The Treasure of Sumatera milik Pemprov Lampung, dan Grab Indonesia siap menyuarakannya ke seluruh Indonesia.

"Grab Indonesia akan turut mempromosikan Lampung dalam menarik para wisatawan, terutama pada kegiatan yang mengundang wisatawan, seperti pada Lampung Krakatau Festival," jelas Zibriel.

Pada kesempatan itu, Zibriel juga mengapresiasi inovasi yang diberikan Pejabat Sekdaprov Fahrizal Darminto terkait kerja sama dengan sekolah untuk menurunkan tingkat kemacetan.

"Ada ide dari Sekda yang tak terpikirkan yaitu dalam membantu anak sekolah yang searah untuk pulang menggunakan Grab, sehingga kemacetan pada saat jemput anak sekolah dapat menurun," jelasnya.

Baca juga: Nunik dorong pemkab dan pemkot wujudkan kota layak anak

Zibriel menuturkan bahwa gagasan Fahrizal itu adalah inovasi yang berefek luar biasa. "Ini adalah inovasi kecil namun berefek luar biasa. Kecil dalam artian karena kami sudah memiliki teknologinya dan akan diterapkan di sekolah," jelas Zabriel.

Zabriel berharap Pemprov Lampung dapat mendukung penuh Grab masuk lingkup sekolah.

"Kami berharap Pemprov Lampung mendukung terkait hal ini," tambahnya.
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar