Bandarlampung ubah RTH Kalpataru jadi taman bermain

id RTH Kalpataru,Pemkot Bandarlampung,Wali Kota Bandarlampung

Bandarlampung ubah RTH Kalpataru jadi taman bermain

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN saat meninjau RTH Kalpataru, di Kecamatan Kemiling Bandarlampung, Rabu (17/7/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung berencana mengubah Lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di jalan Teuku Cik Ditiro Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung menjadi taman bermain dan hiburan bagi masyarakat.

"Lapangan ini nanti akan kita tambah arena bermain anak dan hiburan masyarakat yang dapat dinikmati pagi dan sore," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN saat meninjau lokasi RTH tersebut, di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan, bahwa nantinya di lahan yang luasnya mencapai 8000 meter persegi ini Pemkot Bandarlampung akan membuatkan panggung hiburan, meja dan bangku untuk beristirahat serta arena permainan anak.

"Iya lapangan ini juga nanti akan kita buat sport center tahun depan, karena tahun ini kita mengerjakan lapangan Way Dadi dulu menjadi sport center," kata dia.

Wali Kota Bandarlampung dua periode itu menjelaskan, pembuatan arena hiburan dan tempat bermain tidak akan menebang pohon-pohon di sana, sebab lapangan tersebut sudah menjadi tempat bersantai warga setempat untuk sekedar istirahat ataupun menghabiskan hari.

Sementara itu warga setempat, Putri mengatakan, mendukung dan menyambut baik rencana Wali Kota Bandarlampung yang ingin menambah wahana bermain dan bersantai serta panggung hiburan di RTH Kalpataru.

"Ya baguslah bila RTH ingin dipercantik nantikan saat malam tiba di sini jadi terang dan ramai orang-orang untuk bersantai bersama keluarga," kata dia.

Hal serupa diungkapkan oleh warga lainnya, Irvan. Menurut dia, RTH ini memang selalu ramai di pagi hari dan sore hari namun sepi bila malam sehingga apabila akan dibuatkan panggung hiburan artinya malam pun akan menjadi ramai di sini.
 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar