Warga keluhkan polusi asap truk besar yang melintas di jalan umum

id Jalinsum, warga keluhkan debu dan polisi, kendaraan besar

Kendaraan besar melintasi jalan umum (Antaralampung.com/Damiri)

Bandarlampung (ANTARA) - Warga Kota Bandarlampung mengeluhkan debu dan polusi asap yang berasal dari truk besar saat melintasi jalan umum, terutama Jalan Lintas Sumatera wilayah Lampung.

"Selain warga di sepanjang jalan, debu dan asap juga mengganggu pengendara,khususnya sepeda motor seperti saya," kata Anton, salah satu pengguna jalan umum di Bandarlampung, Rabu.

Menurut dia, kendaraan besar yang mempunyai beban berat seharusnya tidak melintasi jalan umum dikarenakan selain membuat polusi juga merusak infrastruktur jalan.

"Udah nya menyebabkan macet juga. Setahu saya tidak boleh kendaraan besar melintas di jalan umum," kata dia.

Dia berharap petugas terkait dapat melakukan tindakan yang lebih tegas lagi untuk menindak kendaraan besar yang menyalahi aturan yang telah ditentukan.

Khususnya kepolisian dia juga minta agar bisa lebih intensif lagi melakukan razia terhadap kendaraan-kendaraan besar yang melintas pada jalan umum.

"Jangan kendaraan kecil atau kendaraan sepeda motor saja yang ditindak, tapi kendaraan besar juga dong," kata dia lagi.

Yanti, salah satu warga Way Lunik, Panjang, mengaku juga resah dengan adanya kendaraan besar yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Dia mengatakan, meskipun telah ada jalur tol namun kendaraan besar yang mengangkut barang masih banyak melintas di Jalinsum.

"Debu nya itu yang parah, sampe kotor halaman rumah saya," katanya.

Dia menambahkan terkadang dirinya dalam sehari bisa membersihkan halamannya dua sampai tiga kali akibat debu dari kendaraan besar.

"Rumah saya kan dekat jalan, kadang sampe tidak saya sapu. Cuma kan tidak enak juga kelihatan kotor," kata dia lagi.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar