TNI AD jelaskan kepada masyarakat akan lokasi latihan tempur

id Puslatpur,Lathan tempur

Logo TNI AD (tniad.id)

Baturaja (ANTARA) - Komando Pendidikan dan Latihan Tempur Angkatan Darat (Kodiklat) TNI AD mensosialisasikan area latihan tempur yang di pusatkan di Batumarta, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan kepada masyarakat setempat guna memastikan keamanan di sekitar lokasi tersebut.

"Sosialisasi ini agar masyarakat yang ada di sekitar lokasi yang akan dijadikan latihan tempur mengetahui adanya kegiatan tersebut," kata Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI AM Putranto di Baturaja ibu Kota Kabupaten Ogan Komering Ulu, Minggu.

Dia mengemukakan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan kegiatan adventure sekaligus bakti sosial membagikan 400 bingkisan sembako yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar wilayah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja.

Dalam sosialisasi ini, tambah dia sekaligus juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat Baturaja mengingat daerah ini merupakan tanggung jawab Kodiklat karena menjadi kawasan latihan Puslatpur.

"Kami juga sudah melakukan pembenahan persiapan Latihan tempur antar kecabangan (Latancab) yang akan digelar pada Agustus 2019. Untuk medan latihan tempur nantinya tidak lagi di kawasan PTBA dan PT KAI, namun dialihkan ke area kanan," jelasnya.

Menurut dia, lahan milik perusahaan tersebut tidak lagi dijadikan medan latihan tempur karena faktor keamanan dan agar produksi yang dilakukan oleh kedua PT tersebut tetap berjalan.

"Sebab, kalau produksinya berhenti selama satu atau dua jam maka perusahaan akan rugi dan juga merugikan negara," tegasnya.

Dia menerangkan, kawasan yang dijadikan tempat Latancab ini menjadi daerah pusat pelatihan modern di Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan format latihan nantinya yaitu manuver brigade dan konvensional.

"Saat ini area latihan 80 persen sudah jadi, tinggal pembenahan beberapa fasilitas akomodasi prajurit. Kalau tempat latihannya bagus dan akomodasinya juga bagus tentunya latihan nanti akan lebih profesional," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar