Ahli dermatologi sarankan pemakaian deodoran sebaiknya pada malam hari

id Deodoran, ketiak, keringat,bau badan

Ilustrasi mengaplikasikan deodoran. (Shutterstock)

Pengolesan deodoran bagusnya pada malam hari saat (tubuh) sudah istirahat sejenak, ketiak sudah kering. Produksi keringat sedikit, ujar Melyawati
Jakarta (ANTARA) - Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Melyawati Hermawan menyarankan pemakaian produk deodoran di ketiak untuk menghilangkan bau badan sebaiknya dilakukan pada malam hari dan bukan pada pagi hari.  

"Pengolesan deodoran bagusnya pada malam hari saat (tubuh) sudah istirahat sejenak, ketiak sudah kering. Produksi keringat sedikit," ujar Melyawati dalam jumpa pers "Dove Sensitive Deodorant" di Jakarta, Kamis.

Dokter yang akrab disapa Mely itu mengatakan pengaplikasian deodoran pada malam hari bertujuan agar tidak banyak keringat yang keluar ke permukaan kulit ketiak pada pagi hari.

"Deodoran bisa masuk sempurna karena kondisi kita lebih tenang (pada malam hari). Saat pakai produk deodoran di atas kulit ketiak, targetnya ke kelenjar keringat bukan ke kulit. Paginya, bilas (ketiak) tidak apa-apa karena produk sudah masuk ke kelenjar," kata Mely.

Namun, Mely tidak menampik kemunculan rasa tidak percaya diri pada seseorang saat harus keluar rumah pada pagi hari tanpa mengenakan deodoran.

Mely menambahkan pemakaian deodoran akan lebih sempurna saat kondisi kulit telah kering. Jika Anda mengaplikasikannya saat kulit basah, risiko iritasi dapat timbul.
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar