BNN Kalbar musnahkan 400 butir ekstasi gunakan blender

id bnn,musnahkan ekstasi,bnn kalbar

BNN Provinsi Kalimantan Barat, Selasa musnahkan sebanyak 400 butir ekstasi dengan cara diblender dan dicampur dengan pestisida atau racun rumput. (foto ANTARA/Andilala)

Pontianak (ANTARA) - BNN Provinsi Kalimantan Barat, Selasa musnahkan sebanyak 400 butir ekstasi dengan cara diblender dan dicampur dengan pestisida atau racun rumput.

"Pemusnahan sebanyak 400 butir ekstasi ini, juga disaksikan oleh ketiga tersangka, yakni ERS perempuan (31), kemudian dua orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak berinisial AA alias Acai (39), dan HP (38)," kata Plt Kabid Pemberantasan BNNP Kalbar, Anida Sari di Pontianak.

Ia menjelaskan, pemusnahan tersebut dilakukan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku guna mencegah penyalahgunaan barang haram tersebut oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Anida mengatakan, terungkapnya penyelundupan ratusan ekstasi tersebut, Jumat (21/6) sekitar pukul 16.00 WIB, berkat informasi masyarakat, yang langsung ditindaklanjuti sehingga dicurigailah seorang penumpang di sebuah mobil KB 1340 HC dari Entikong, Kabupaten Sanggau tujuan Pontianak.

"Pada saat dilakukan penggeledahan di sebuah mobil KB 1340 HC ditemukan tablet warna biru berbentuk Lego sebanyak empat bungkus berisi ekstasi sebanyak 400 butir yang diketahui milik ELS," ungkapnya.

Kemudian dari hasil pemeriksaan, ELS mengakui barang haram tersebut didapatnya dari Hengki yang dibelinya dari seorang warga Malaysia.

"Kemudian dari penelusuran selanjutnya barang haram itu dikendalikan oleh AA alias Acai dan HP yang merupakan penghuni LP Kelas IIA Pontianak, sehingga keduanya juga langsung ditangkap dan diproses hukum selanjutnya," kata Anida.

Ia mengimbau, kepada masyarakat agar melaporkan kepada pihak aparat hukum terdekat, kalau ada melihat aktivitas yang mencurigakan, seperti transaksi dan penyeludupan ekstasi tersebut.

 
Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar