GGF Volunteer bantu santri dan keluarga difabel

id GGV berikan, bantuan ke ponpes, dan ke warga

GGF Volunteer bantu santri dan keluarga difabel

Great Giant Foods (GGF) Volunteer membagikan paket sembako kepada para santri Hafidz Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatullah, Lampung (Antaralampung.com/Istimewa)

Mudah-mudahan yang sedikit ini menjadi berkah buat adik-adik di sini, dari GGF Volunteer yang dengan ikhlas bersama-sama mengumpulkan dana untuk kelancaran kegiatan ini
Bandarlampung (ANTARA) - Great Giant Foods (GGF) Volunteer membagikan paket sembako kepada para santri Hafidz Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatullah Jalan Lintas Sumatera, Gunung Batin Udik, Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Saat rombongan GGF Volunteer tiba di lokasi pada Senin (27/5/19) lalu puluhan santri berseragam putih tampak sedang menghafal melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di masjid At-Thahiriyah pondok setempat.

GGF Voleentir menyerahkan sebanyak 50 paket sembako dan bantuan pembangunan pesantren. Bantuan paket sembako diberikan oleh Sustainable Integration GGF Zueb Rizal kepada para santri disaksikan pimpinan Ponpes Hidayatullah Ustad Tito.

“Mudah-mudahan yang sedikit ini menjadi berkah buat adik-adik di sini, dari GGF Volunteer yang dengan ikhlas bersama-sama mengumpulkan dana untuk kelancaran kegiatan ini,” terang Zueb, Senin.

Pimpinan Ponpes Hidayatullah Ustad Tito, menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim GGF  volunteer yang telah peduli kepada para santri di ponpesnya. Dia mengatakan bahwa pesantren ini fokus pada pembinaan santri yatim piatu.

“Alhamdulillah sampai hari ini ada sekitar 63 santri yang bermukim dan istiqomah untuk menghafal al-quran di ponpes ini,” terang Tito.

Selain itu, GGF Volunteer juga membatu keluarga Lasim (67) warga Kampung Majapahit, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, bantuan berupa sembako dan uang tunai yang diserahkan pada Minggu (28/4/19) lalu.

Lasim sebagai tulang punggung keluarga harus bekerja keras menghidupi istri dan ketiga anaknya yang mengalami gangguan kesehatan. Tim GGF Volunteer diterima Kepala Kampung Majapahit Misman dan Istri Lasim Miskem (66).

Miskem istri Lasim sendiri mengalami kelumpuhan dan harus duduk di kursi roda untuk beraktivitas sehari-hari sejak tiga tahun terakhir. Sementara ketiga anaknya, Miskun (38) menderita gangguan saraf sejak 18 tahun lalu, Marsiem (33) mengalami kelumpuhan sejak tamat sekolah menengah pertama (SMP) dan hampir 20 tahun berada di tempat tidur, dan anak bungsu nya Khoirudin (30) mengalami gangguan penglihatan pada mata sebelah kiri juga tidak bisa beraktivitas di luar rumah.

“Terimakasih atas kehadiran dan bantuan dari GGF Volunteer, semoga bantuan dalam bentuk sembako dan uang tunai ini dapat membantu keluarga pak Lasim dan keluarga yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan dan diberikan kekuatan dan ketabahan buat pak Lasim," ujar Misman saat menyaksikan tim GGF Volunteer yang dikoordinir oleh Tisa Virgiandriati menyerahkan bantuan langsung kepada Miskem di kediamannya.

Sementara di hari yang sama, GGF Volunteer juga memberikan bantuan uang tunai kepada Ahmad Dwi (10), anak dari pasutri Basuki Rahmad dan Lena Oktavia warga Dusun Sugriwa RK C, Desa Poncowati, Lampung Tengah, yang mengalami gangguan kesehatan jantung.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar