Sail Nias 2019 bangkitkan destinasi wisata bahari dunia

id sail nias, pariwisata nias, berita sumut

Sail Nias 2019 bangkitkan destinasi wisata bahari dunia

Lompat batu, salah satu objek menarik yang akan didapatkan wisatawan ketika berkunjung ke Nias (Antara Sumut/ist)

Nias (ANTARA) - Perhelatan internasional Sail Nias 2019 di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara pada Juli hingga September 2019 mendatang dinilai sangat positif dalam upaya mempercepat pembangunan dan kebangkitan Nias menuju gerbang destinasi wisata bahari dunia.

Tokoh muda Nias, Zaman K. Mendrofa di Medan, Rabu, mengatakan Sail Nias 2019 merupakan strategi pariwisata yang tepat mendatangkan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kepualauan Nias sehingga penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi ekonomi lokal.

Meski mengapresiasi terpilihnya Nias sebagai tuan rumah penyelenggara Sail Nias 2019, ia mengingatkan panitia untuk mempersiapkan amenitas berupa sarana pendukung pariwisata seperti hotel, home stay, kamar mandi yang bersih, kuliner atau tempat makan yang sehat dan memiliki ciri khas dan prasarana pendukung lainnya.

Karena hal itu tentunya akan membuat nyaman wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang akan mengikuti atau berkunjung pada saat Sail Nias 2019 diselenggarakan.

Hal ini, penting karena tidak semua kabupaten di Nias memiliki infrastruktur dan akomodasi yang representatif untuk menyelenggarakan kegiatan sebesar itu.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut dan Pemko serta Pemkab di Kepulauan Nias berikut seluruh masyarakat Nias, bersinergi mensukseskan kegiatan tersebut.

Ia lebih lanjut mengatakan penyelenggaraan Sail Nias 2019 jangan hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, namun harus memastikan pembangunan manusia yang lebih adaptif terhadap wisata bahari.

Menurut dia masyarakat sebagai pendukung pariwisata juga perlu dipersiapkan agar sadar terhadap potensi wisata tersebut.

Sadar Wisata diwujudkan dalam bentuk partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerahnya.

"Masyarakat sadar wisata adalah sikap mental atau moral yang membuat nyaman wisatawan, seperti ramah dan menghindari untuk tidak menerapkan aji mumpung," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar