KAI Divre III Palembang prediksi kenaikan jumlah penumpang 3,4 persen

id Kai,Kereta api,Mudik,Arus mudik,Lebaran

Suasana di loket Stasiun Kereta Api Kertapati, Palembang, Minggu (27/6). (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)

Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Divre III Palembang memprediksi kenaikan penumpang selama masa mudik dan libur Lebaran 2019 sebesar 3,4 persen.

Executive Vice President PT KAI Divre III Palembang Mochamad Purnomosidi di Palembang Minggu, mengatakan kenaikan ini seperti yang terjadi tahun lalu sehingga KAI menyiapkan sebanyak 81.984 tempat duduk selama masa angkutan Lebaran 2019.

"Kenaikannya sama seperti tahun lalu sekitar 3,4 persen atau bertambah hampir 3.000 kursi penumpang selama masa angkutan Lebaran tahun ini,” kata dia usai Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 1440 H di Stasiun Kertapati Palembang.

Purnomosidi mengatakan animo masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api sangat tinggi terutama di kelas ekonomi.

Bahkan, tiket untuk kelas ekonomi dengan relasi Palembang-Tanjung Karang dan Palembang Linggau sudah ludes dipesan masyarakat.

Dari tanggal 26 Mei 2019 sampai 14 Juni 2019 sudah full booked, jadi yang tersisa tinggal satu hari selama masa angkutan Lebaran yaitu tanggal 25 Mei 2019, kat dia.

Sementara untuk kelas bisnis dan eksekutif, kata dia, masih ada tiket yang tersedia dan bisa segera dipesan oleh masyarakat.

Jika terjadi lonjakan penumpang melebihi kapasitas yang disediakan maka tidak menutup kemungkinan KAI Divre III akan menambah gerbong kereta.

Terkait harga tiket, Purnomosidi memastikan, pihaknya tidak akan menjual tiket melebihi tarif batas atas yang ditetapkan kantor pusat.

"Kalau untuk kelas eksekutif dan bisnis ada pemberlakuan batas atas sementara untuk kelas ekonomi karena statusnya PSO (public service obligation) maka tarifnya tidak berubah sama seperti yang dijual sehari-hari," kata dia.

Purnomo menambahkan, perusahaan juga memastikan keamanan penumpang selama masa angkutan Lebaran di mana melibatkan 630 personel dan dibantu petugas kepolisian maupun TNI Angkatan Darat, terhitung dari tanggal 26 Mei 2019 sampai dengan 16 Juni 2019.

Selain posko, di stasiun keberangkatan juga dilengkapi pos kesehatan, toilet, musholla dan ruang ibu menyusui.

 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar