Ingin hengkang dari Real Madrid, Ramos dikaitkan dengan MU

id Sergio Ramos,Real Madrid,Manchester United,Liga Spanyol

Sergio Ramos (Ist)

Jakarta (ANTARA) - Beberapa narasumber yang dekat dengan Real Madrid mengungkapkan bahwa Sergio Ramos bisa pergi dari klub ibu kota Spanyol tersebut musim panas ini setelah menghabiskan waktu 14 tahun di klub tersebut.

'El Chiringuito' dan Marca pada Sabtu (25/5) menyebutkan bahwa kapten Los Galacticos tersebut telah mempertimbangkan untuk meninggalkan Bernabeu.

Sebelumnya Ramos pernah diisukan bergabung dengan Manchester United pada 2015. United menawarkan 28,3 juta poundsterling untuk bek penuh pengalaman tersebut. Saga transfer Ramos akhirnya mereda dengan sang pemain menandatangani kontrak baru bersama Real Madrid hingga 2020 dan diperpanjang sampai 2021.

Ramos absen dalam tujuh pertandingan terakhir musim ini karena mengalami cedera betis, tetapi diperkirakan akan pulih pada Juni.

Musim ini bek timnas Spanyol tersebut menjalani musim buruk, yang berakhir pada Maret ketika ia mendapatkan hukuman akumulasi kartu dalam pertandingan leg kedua Real Madrid melawan Ajax.

Ia bahkan mengecewakan beberapa penggemar dengan membuat film dokumenter tentang kariernya saat Los Blancos dikalahkan 4-1 dan tersingkir dari Liga Champion di leg kedua itu.

Menurut sejumlah narasumber Spanyol, masih ada rasa kesal antara sang pemain dan klub karena Ramos tidak senang dengan respons presiden klub Florentino Perez terkait kekalahan tersebut. Perez dikabarkan langsung mendatangi para pemain di ruang ganti setelah tersingkir oleh Ajax.

Madrid diketahui akan menjual beberapa pemain mereka, tetapi Ramos bukan salah satu yang ingin dilepas oleh Zidane. Namun, bila ada tawaran besar yang masuk maka klub akan mempertimbangkannya.

Dengan kontraknya hanya tersisa dua tahun lagi, isu kepindahan Ramos kemungkinan berasal dari sang pemain ingin mendapatkan kontrak baru atau Real Madrid ingin menjual sang kapten sebelum kontraknya habis.(sumber Marca)
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar