Kemlu: Negara sahabat anggap resmi dan final atas pengumuman KPU

id Jokowi,KPU,pengumuman KPU terkait pemilu

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir. (ANTARA News/Yashinta Difa)

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan bahwa pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil penghitungan suara Pemilu 17 April lalu, dianggap resmi dan final oleh negara-negara sahabat.

KPU pada Selasa (21/5) dini hari, mengumumkan hasil akhir penghitungan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan 85 juta suara atau 55,50 persen dari total suara nasional, sedangkan penantangnya yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 68 juta suara atau 44,5 persen dari total suara nasional.

Menyusul pengumuman tersebut, sejumlah pemimpin dan perwakilan negara asing menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI periode 2019-2024.

"Setelah pengumuman KPU kemarin justeru banyak negara yang menyampaikan selamat kepada Bapak Presiden. Ini menunjukkan pengumuman dari KPU sudah diterima oleh mereka sebagai pengumuman resmi dan final," kata Arrmanatha kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Negara yang telah mengirimkan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi melalui surat diplomatik adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Singapura, Vietnam, serta Pakistan.

Sedangkan sejumlah pemimpin negara memilih mengucapkan selamat melalui akun media sosial, seperti Arab Saudi, Australia, India, Malaysia, dan Qatar---ditambah Kuwait dan Lithuania yang menyampaikan selamat melalui media negaranya.

Selain mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi, perwakilan negara-negara tersebut juga memuji penyelenggaraan Pemilu 2019 yang disebut-sebut sebagai pemilihan umum terbesar di dunia dan dilaksanakan serentak dalam satu hari.

Penyelenggaraan pemilu untuk presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif Indonesia juga melibatkan sekitar 90 peninjau (observer) dari berbagai negara dan organisasi internasional.

"Keterlibatan observer dari berbagai negara dan organisasi internasional juga selama ini sangat membantu meningkatkan legitimasi internasional terhadap pemilu kita," tutur Arrmanatha.


 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar