Honda masih jual mobil diesel

id honda diesel,honda,mesin diesel,diesel

Honda WR-V (Jengtingchen/commons.wikimedia.org)

Jakarta (ANTARA) - Honda akan tetap menawarkan mobil bermesin diesel di India, kendati para pesaingnya, termasuk Suzuki, telah memutuskan untuk berhenti menjual mobil diesel mulai 1 April 2020.

Wakil Presiden Senior dan Direktur Honda Cars India Ltd (HCIL), Rajesh Goel, mengatakan bahwa Honda tidak akan mematikan mesin diesel, melainkan segera meningkatkan dua mesin dieselnya yang digunakan pada model Honda Amaze, City, WR-V, BR-V, Civic dan CR-V agar sesuai dengan aturan emisi yang lebih ketat di India

"Dari pengalaman kami, untuk pilihan bahan bakar di antara bensin atau solar, 80 persen pelanggan membuat pilihan rasional berdasarkan pertimbangan jarak mengemudi," kata Rajesh Goel dilansir kantor berita Press Trust India, Minggu.

"Namun, masih ada 20 persen pelanggan yang membuat pilihan emosional ke jenis bahan bakar tertentu," kata Rajesh, kemudian menambahkan bahwa Honda akan mengambil ceruk pasar dari 20 persen konsumen emosional tersebut untuk tetap menawarkan model diesel.



Goel mengakui dinamika penjualan baru akan berubah setelah pemerintah India mengimplementasikan aturan emisi baru. Faktor yang akan memengaruhi konsumen adalah kesenjangan harga antara mobil bensin dan diesel.

"Tapi kami percaya permintaan diesel tidak akan segera hilang. Oleh karena itu, kami akan terus menawarkan model diesel sesuai dengan permintaan pasar dan secara bertahap bergerak menuju bahan bakar alternatif di masa depan," katanya.

Honda di India memiliki dua mesin diesel yang akan mengadaptasi peraturan emisi BS-VI, tambah Goel.

HCIL saat ini menjual Amaze, WR-V, City dan BR-V dengan mesin diesel 1,5 liter, sementara Civic dan CR-V memakai mesin diesel 1,6 liter. Model-model itu juga tersedia dalam opsi mesin bensin.

Sebelumnya, Suzuki sudah mengumumkan tidak memakai mesin diesel pada 2020, langkah itu akan diikuti Tata Motors. Sedangkan Ford India akan bertahan dengan penjualan mobil diesel.
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar