Jurnalis Kediri pencinta vespa ajak anak yatim ngabuburit

id ngabuburit kediri ,jurnalis keidri ,jurnalis kediri ,jurnalis pecinta vespa,j-scook kediri ,kota kediri

Sejumlah jurnalis pecinta vespa (scooter) "J-Scook" Kediri, saat ngabuburit bersama anak yatim dari sebuah panti asuhan di Kediri, Jawa Timur, Jumat (10/5/2019). ANTARA Jatim/ Asmaul Chusna

Kediri (ANTARA) - Belasan jurnalis pecinta vespa (scooter) "J-Scook" Kediri, Jawa Timur, mengajak anak-anak yatim dari sebuah panti asuhan di Kota Kediri, untuk ngabuburit sekaligus berbuka puasa di bulan Ramadhan 2019.

"Kami sengaja mengadakan acara ini untuk menghibur anak-anak di panti sekaligus berbagi dengan mereka. Kami suka dengan scooter, jadi kami ajak mereka berkeliling kota sambil menunggu buka puasa," kata Budi Arya, perwakilan dari jurnalis pecinta (scooter) "J-Scook" Kediri di Kediri, Jumat (10/5) malam.

Ia mengatakan, kegiatan itu mengajak para anak yatim dari Pondok Pesantren Tri Sakti, Kelurahan Banaran, Kota Kediri. Terdapat belasan anak yang diajak ngabuburit dengan naik vespa berkeliling kota.

Kegiatan dimulai dari lokasi pondok pesantren, lalu berkeliling menuju Simpang Lima Gumul (SLG), taman hijau di Kota Kediri, dan ke lokasi rumah makan. Di tempat ini, anak-anak diajak makan bersama.

"Memang yang ikut hanya belasan anak, tapi yang di panti tetap kami kirim untuk hidangan berbuka puasa. Semoga mereka bahagia dengan hidangan sederhana ini," kata dia.

Dalam kegiatan itu, anak-anak juga sempat mengikuti pertunjukan sulap yang memang dihadirkan khusus untuk menghibur mereka. Pesulap itu memeragakan permainan kartu, menghilangkan tisu, serta permainan mengendalikan pikiran. Mereka sangat terhibur dengan atraksi yang telah diberikan.

Sementara itu, Risa, pesulap mengatakan ia memang suka bermain sulap dan ingin menularkan ilmunya untuk orang lain. Untuk itu, dirinya sangat senang ketika diundang untuk bermain di hadapan anak-anak.

"Permainan kartu itu sulap mendasar yang saya tampilkan, termasuk menghilangkan tisu dan mengendalikan pikiran. Semoga dengan ini bisa menginspirasi serta untuk wawasan adik-adik panti asuhan bahwa di sulap tidak ada bantuan dari jin," kata dia.

Setelah buka bersama selesai, anak-anak itu mendapatkan bingkisan serta uang saku. Diharapkan barang-barang itu bisa bermanfaat untuk kebutuhan mereka sehari-hari.

Rombongan kembali melanjutkan perjalanan pulang ke panti asuhan. Para jurnalis berharap, kegiatan ini bisa digelar kembali nantinya guna memberikan kebahagiaan pada anak-anak yatim. 
 
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar