Rumah Baca Akar Pelangi di Lampung Timur dilatih Keterampilan literasi

id Rumah Baca Akar Pelangi di Lampung Timur, Lampung Timur

Sukadana, Lampung Timur (ANTARA) - Literasi adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi di kalangan pelajar,  Kantor Bahasa Provinsi Lampung menggelar kegiatan literasi, seperti mengajarkan cara membaca yang baik dan benar, menulis kreatif, bercerita dan memahami apa yang telah dibaca.

Para pelajar yang sering membaca buku di Rumah Baca Akar Pelangi binaan Rudi Hartono di Desa Labuhanratu,  Kecamatan Labuhanratu,  Kabupaten Lampung Timur yang dibekali keterampilan literasi oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung.

Kegitannya dilaksanakan di desa setempat, Selasa (30/4), diikuti sebanyak 30 pelajar dari siswa SD dan SMP.

Petugas Peneliti Pertama UPT Kementerian Pendidikan Kantor Bahasa Provinsi Lampung Sutiyanti menjelaskan bahwa  kegiatan yang diadakan merupakan program literasi nasional dari Kementerian Pendidikan dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi siswa.

"Mereka dilatih membaca dan menulis kreatif,  tujuan agar kemampuannya membaca, menulis dan menceritakan kembali apa yang mereka baca meningkat," ujarnya.

Sutiyanti mengatakan kegiatan serupa akan digelar berkesinambungan supaya lebih banyak komunitas membaca yang ada di Provinsi Lampung  bisa dijangkau dan dibina.

"Agar kemampuan dan pemahaman literasinya lebih baik dan bagus lagi," katanya.

Sutiyanti mengapresiasi Rumah Baca Akar Pelangi yang didirikan Rudi Hartono.

"Bagus ini, karena ada kepedulian sehingga anak-anak jadi suka membaca," kata dia.

Rudi Hartono mengatakan bersyukur anak-anak Rumah Baca Akar Pelangi dibina oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung.

"Saya luar biasa bersyukur Rumah Baca Akar Pelangi sudah dibina Kantor Bahasa Provinsi Lampung," ujar Rudi Hartono.

Rudi Hartono menyebutkan Rumah Baca Akar Pelangi didirikan tahun 2015 dan sejak didirikan banyak anak-anak sekitar datang membaca buku.

Buku-buku bacaan yang ditempatkan di depan rumah membuat anak-anak bisa langsung membaca buku yang disukai.

"Setiap sore hari selalu ramai yang baca," katanya.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar