Jokowi: Petugas KPPS meninggal sebagai pejuang demokrasi

id Presiden jokowi,kpps meninggal,pejuang demokrasi,pemilu 2019

Jokowi menyatakan petugas KPPS yang meninggal sebagai pejuang demokrasi (Foto: ANTARA/Hanni Sofia)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang telah mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 sebagai pejuang demokrasi.

“Saya kemarin sudah menyampaikan, jadi ucapan berduka cita yang mendalam atas meninggalnya petugas-petugas KPPS, juga beberapa yang di luar KPPS, saya kira beliau ini adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugasnya,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4) malam.

Jokowi secara khusus dan atas nama negara mengucapkan keprihatinan dan duka cita tersebut.

“Sekali lagi atas nama negara dan masyarakat saya mengucapkan duka yang sangat mendalam,” katanya.

Jokowi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada para relawan yang telah bekerja keras baik pagi, siang, malam di tingkat pusat maupun daerah.

“Semua relawan bekerja keras, tadi saya bertemu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah, kita sudah kehilangan waktu, kehilangan pikiran, kehilangan material, semuanyalah, terima kasih harus saya berikan baik pusat maupun di daerah semuanya,” katanya.

Ia juga bersyukur pelaksanaan Pemilu 2019 telah berjalan dengan lancar, sehingga semua kembali pada kegiatan normal sehari-hari.

“Saya sampaikan kita mensyukuri dan pilpres sudah berjalan dengan lancar, sehingga semuanya saya sampaikan kita kembali ke aktivitas dalam kehidupan sehari hari. Adem semuanya,” katanya lagi.

Terkait rencana pertemuan dengan rival politiknya dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto, Jokowi mengatakan belum ada pertemuan. “Belum, belum. Ketemu saja belum. Saya memutuskan dalam rangka itu. Belum. Ya tujuannya untuk kebaikan bangsa ini,” katanya pula.

Ia juga tidak ingin menjelaskan dengan gamblang apa saja hal yang akan dibahas jika pertemuan itu terlaksana. “Ada, tapi ya enggak perlu saya sampaikan,” katanya.
 
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar