Wali Kota minta Dinkes turunkan petugas medis saat penghitungan suara

id Walikotametro,Achmadpairin,Dinkesmetro,Rsudayanimetro

Wali Kota Metro Achmad Pairin meninjau pelaksanaan UNBK SMP. (Antaralampung.com/Hendra K)

Metro (ANTARA) - Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta Dinas Kesehatan untuk menempatkan petugas P3K di tempat penghitungan suara di Bumi Sai Wawai itu. 

"Sebenarnya dari dua hari kemarin sudah saya minta. Karena kemarin libur, makanya instruksi resminya hari ini. Jadi nanti petugas kesehatan akan berjaga di tempat penghitungan suara," kata Wali Kota usai apel HUT ke-69 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Metro, Senin. 

Dikatakanya, petugas kesehatan tersebut juga akan dilengkapi peralatan medis yang memadai sehingga ketika nanti ada panitia pemungutan suara (PPS) yang sakit bisa langsung ditangani. 

"Ya karena saya lihat banyak petugas PPS yang meninggal, ada yang sakit. Makanya saya minta petugas ditempatkan di sana," katanya lagi. 

Selain Dinkes, kata Pairin, pihaknya juga sudah meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal A. Yani untuk memberikan pelayanan yang baik jika ada petugas PPS masuk ke RS.

"Sudah saya minta juga. Saya minta rumah sakit hati-hati. Jangan sampai kejadian petugas PPS meninggal terjadi di Kota Metro," ucapnya. 

Ia menambahkan, sampai saat ini situasi dan proses penghitungan suara di Kota Metro berjalan kondusif dan aman. 

"Sampai saat ini aman dan kondusif," tambahnya. 
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar