Pembukaan Lampung Fair dihadiri ribuan masyarakat Lampung

id Pembukaan Lampung Fair 2019

Masyarakat Lampung Padati Panggung Utama Untuk Menyaksikan Penampilan Grup Band Padi. (Antara.lampung.com/Dian Hadiyatna)

Sebanyak 56 OPD Provinsi Lampung mengikuti perhelatan ini, 14 anjungan dari kabupaten/kota, 21 stan BUMN dan swasta, serta 300 UMKM
Bandarlampung (ANTARA) - Pembukaan Lampung Fair 2019 di Pusat Kebudayaan dan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandarlampung dihadiri ribuan masyarakat Provinsi Lampung dari berbagai kabupaten/kota, Jumat malam  

Berdasarkan pantauan di lokasi berkisar pukul 20.35 WIB, masyarakat mulai memadati panggung utama menunggu dibukanya acara tersebut.

Pada pembukaan Pekan Raya Lampung Fair 2019 dengan tema "Kemilau Lampung Semarak Sumatra"  itu  panitia penyelenggara menghadirkan salah satu grup band ibu kota, yakni Padi, guna menghibur para pengunjung yang datang.

Selain itu, selama pergelaran tersebut berlangsung masyarakat yang hadir dihibur oleh artis-artis Nasional lainnya, yakni Marion Jola, Cakra Khan, grup band Armada dan lainnya.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Provinsi Lampung Taufik Hidayat saat memberikan laporan panitia mengatakan tujuan dari dilaksanakan Lampung Fair ini, pertama sebagai sarana informasi ke masyarakat tentang hasil pembangunan yang sudah tercapai maupun yang akan segera dilaksanakan.

Kemudian yang kedua sebagai media pameran dagangan, ekspos, promosi dan investasi, yang pada akhirnya terlahir sebagai ajang hiburan masyarakat.

"Sebanyak 56 OPD Provinsi Lampung mengikuti perhelatan ini, 14 anjungan dari kabupaten/kota, 21 stan BUMN dan swasta, serta 300 UMKM," katanya.

Dalam kegiatan ini, katanya, terdapat juga 10 stan mitra praja utama, 10 stan PKK dan Dekranasda, 10 stan TNI-Polri dan 17 stan untuk otomotif.

Ia berharap pergelaran Lampung Fair yang merupakan pesta rakyat ini dapat menghibur masyarakat serta bisa memberikan informasi-informasi positif yang sifatnya membangun kepada mereka. (*)
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar