Dikalahkan Nantes, PSG tunda gelar juara Liga Perancis

id psg,nantes,liga prancis

Ekspresi kecewa para pemain Paris Saint-Germain (ki-ka) Eric Maxim Choupo-Moting dan Presnel Kimpembe setelah timnya menelan kekalahan 2-3 dari tuan rumah Nantes dalam laga tunda Liga Prancis di Stadion La Beaujoire-Louis-Fonteneau, Nantes, Prancis, Rabu (17/4/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Stephane Mahe)

Jakarta (ANTARA) - Kepastian gelar juara Liga Prancis Paris Saint-Germain kembali tertunda ketika mereka menelan kekalahan 2-3 dalam lawatan ke markas Nantes di Stadion La Beaujoire-Louis-Fonteneau untuk laga tunda pekan ke-28 pada Kamis dini hari WIB.

Bek tengah Diego Carlos mengemas dwigol untuk menyokong kemenangan Nantes dibantu satu gol penyerang Majeed Waris, sedangkan PSG hanya bisa membalas lewat Dani Alves dan pemain muda Metehan Guclu, demikian catatan laman resmi Liga Prancis.

Kekalahan itu memang tak menggoyahkan posisi PSG di puncak klasemen, namun raihan angka mereka tak bertambah, tetap 81 poin.

PSG tak bisa menambah jarak keunggulan 17 poin dari tim posisi kedua Lille (64), sehingga mereka kini harus memenangi laga pekan ke-33 jika ingin memastikan gelar juara.

Sementara bagi Nantes (37), kemenangan itu memperbaiki posisi mereka yang naik satu tempat ke urutan ke-14.

Pelatih PSG Thomas Tuchel membawa skuat minimalis ke markas Nantes, tanpa sejumlah bintang seperti Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Bahkan surat kabar Prancis menyebut Mbappe tengah menghadapi sanksi internal.

PSG sepertinya akan baik-baik saja dalam kondisi tak ideal itu ketika Alves membuka keunggulan lewat gol cantiknya pada menit ke-19.

Namun, tuan rumah hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menggagalkan keunggulan PSG saat sepak pojok Valentin Rongier berhasil ditanduk Carlos.

PSG menjaga dominasi penguasaan bola, namun mereka seperti kehabisan opsi utnuk membawanya ke lini depan.

Semenit jelang turun minum, Nantes berbalik memimpin lewat sontekan Waris. Berawal dari keberhasilan Kalifa Coulibaly merebut bola dari kaki Thilo Kehrer, ia mengirimkannya kepada Smauel Moutoussamy yang segera meneruskannya ke area tiang jauh, di mana Waris berdiri bebas tanpa kawalan untuk menyontek bola ke dalam gawang.

Gol itiu seolah melecut daya juang Nantes yang kemudian hanya butuh tujuh menit memasuki babak kedua untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1 lewat gol kedua Carlos.

Carlos menerobos tiga pemain PSG demi menyambut sepak pojok dan memaksa kiper Gianluigi Buffon kembali memungut bola dari dalam gawangnya.

Nantes sebetulnya berpeluang untuk menambah keunggulan ketika Leandro Paredes melakukan blunder umpan balik dan Buffon terlanjur meninggalkan sarangnya, namun Coulibaly membuang sia-sia kesempatan yang dimilikinya.

Semenit jelang waktu normal berakhir, Guclu mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan PSG 2-3.

Sayangnya, waktu yang tersisa terlalu singkat sehingga tak ada momentum kebangkitan bagi sang juara bertahan yang harus pulang dengan tangan hampa.

 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar